Plt Gubri Curhat Soal Listrik ke Menteri Energi Jumat, 13/02/2015 | 10:11
DARIRIAU.com - Saat dikunjungi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, pelaksana tugas Gubernur Riau Arsyasjuliandi Rachman langsung meminta dukungan Menteri Energi mengatasi permasalahan listrik di wilayahnya yang mengalami defisit 300 megawatt. Dia mengatakan Riau masih kekurangan listrik dengan rasio elektrifikasi 68,3 persen.
Andi, panggilan akrab Plt Gubernur Riau. ingin pemerintah mendukung beberapa pembangunan pembangkit agar dapat lebih cepat terealisasi. "Kami juga harapkan menteri membantu pembebasan lahan," kata Gubri.
Andi mencontohkan pembangunan pembangkit listik 2 x 5 megawatt di Indragiri Hilir, kontraktor sedang melakukan renegoisasi kontrak dengan PT PLN (Persero). Selain itu, pembangunan pembangkit 25 megawatt di Siak, Riau juga mengulang negosiasi. "Kami minta dukungan menteri untuk dipercepat," katanya.
Badan usaha milik daerah, baik dari kabupaten dan provinsi, juga sedang melakukan negosasi pembangun pembangkit di Duri, Riau dengan PLN. Namun karena harga jual gas yang mahal, negosiasi dengan PLN itu hingga kini belum selesai.
Saat ini Pemerintah Provinisi Riau sedang membangun pembangkit listrik 2 x 110 megawatt di Tenayan. Gubri menargetkan pembangkit tersebut dapat beroperasi pada bulan ini. Menurut dia, pertumbuhan kebutuhan listrik Riau mencapai 12 hingga 15 persen per tahun.
Dia mengatakan 187 perusahaan kelapa sawit yang berada di Riau sebenarnya bisa mengembangkan pembangkit listrik dengan menggunakan energi biomas. Potensi energi biomassa yang berada di kolam pabrik kelapa sawit itu diprediksi mencapai 100 megawatt. Dia memprediksi kebutuhan dana investasi Rp3 triliun untuk membangun pembangkit biomassa itu.
Menteri Energi Sudirman, seperti dilansir tempo.co, Jumat (13/2) berjanji mencari sumbatan dari bottle neck masalah yang ada. Kementerian akan mencari pembangkit yang sudah ada dan mendorong mereka melakukan ekspansi.
"Kami dorong mereka ajukan ekspansi sehingga target 15 persen tercapai," katanya.
Selain itu, Menteri Sudirman juga menginginkan BUMN dapat terlibat dalam pembangunan pembangkit listrik di wilayah tersebut.
Menteri Sudirman melakukan kunjungan kerja ke kawasan minyak Chevron di Lapangan Duri, Kabupaten Bengkalis. Sudirman ingin mengetahui operasional dan kondisi lapangan perusahaan Amerika yang menjadi penyumbang terbesar lifting minyak nasional tersebut. (dr1)