Dharma Wanita Persatuan Jangan Berpolitik Praktis Selasa, 17/02/2015 | 18:37
DARIRIAU.com - Dharma Wanita Persatuan semakin menujukkan eksistensinya dalam melaksanakan dan mensukseskan berbagai program pembangunan. Mereka diminta untuk tidak terlibat politik praktis.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Drs H Zaini Ismail MSi, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Dharmawanita Persatuan Provinsi Riau, Selasa (17/2) di Balai Serindit gedung daerah Provinsi Riau.
Karena itu, Pemprov Riau memandang keberadaan organisasi ini sangat penting dalam membatu pemerintah melaksanakan program pembangunan.
"Pemprov Riau setiap tahunnya membantu Dharma Wanita Persatuan dalam menjalankan organisasi, baik itu untuk pelatihan, seminar dan sebagainya, setiap tahun kita membantu," kata Sekdaprov.
Dia juga menyebut, peran ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan dalam memberikan pengertian dan juga arahan, agar suami nya selaku pejabat pemerintah, agar dalam bekerja dapat mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku, sangat penting.
"Kita berharap Dharma Wanita Persatuan harus mantu memberikan dorongan dalam memberikan pemahaman dan pencerahan terhadap masyarakat, minimal dari lingkungan mereka sendiri terkait berbagai program pemerintah Provinsi Riau," harapnya.
Keberadaan Dharma Wanita Persatuan juga diharapkan mampu menjadi organisasi terdepan di masyarakat, dalam memberikan pencerahan ditengah kondisi bangsa saat ini.
Dalam hal bidang politik, Sekda berharap Dharma Wanita Persatuan tidak ikut berpolitik praktis, terutama pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah, yang untuk Provinsi Riau secara serentak akan digelar pada 9 Kabupaten/Kota tahun 2015 mendatang.
"Dharma Wanita Persatuan tidak boleh berpolitik praktis, namun bisa memberikan pencerahan bagi masyarakat, terkait calon-calon yang bertarung pada Pilkada secara keseluruhan, bukan pada salah satu calon saja," tegasnya. (fad)