Digunakan Untuk Sekat Kanal Kemen LHK Salurkan Bantuan Rp 50 Juta untuk Kecamatan 3T Selasa, 17/02/2015 | 20:20
DARIRIAU.com - Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Tebing Tinggi Timur, perlu adanya pembuatan sekat kanal. Hal itu juga didukung oleh Pemerintah Pusat dengan kembali menyalurkan bantuan kepada kelompok masyarakat di Kecamatan Tebingtinggi Timur (3T), Kepulauan Meranti sebesar Rp 50 juta.
Ketua Kolompok Masyarakat Peduli Lingkungan, Abdul Manan di dampingi Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi menerima secara langsung bantuan dari pusat yang diserahkan oleh Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian LHK, Ir Raffless B Panjaitan MSc bertempat di ruang kerja Camat 3T, Selasa (17/2).
"Penyerahan bantuan ini dalam rangka mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta menjaga kelestarian hutan alam, sagu rakyat dan lahan gambut," kata Raffless.
Bantuan penambahan pembangunan sekat kanal ini disampaikannya akan disalurkan secara bertahap dan akan digulirkan dalam waktu dekat lagi oleh pihak Kementerian LHK, termasuk dukungan juga dari Gubernur Riau dan Bupati Kepulauan Meranti.
"Dari pihak kita (Kemen LHK, red) akan menambahkan lagi sebesar Rp150 juta dalam waktu dekat. Kemudian dari Gubernur Riau serta bupati kita minta komitmennya membantu masing-masing Rp200 juta yang digunakan untuk pembangunan sekat kanal, guna penanggulangan Karhutla," ujarnya.
Sementara Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, mengatakan bantuan ini diperuntukkan bagi desa-desa dalam wilayah Kecamatan Tebingtinggi Timur. Untuk tahap ini akan diberikan di desa yang saluran air kanalnya lepas ke sungai atau ke laut.
"Memang pada tahap awal ini Menteri LHK baru menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta yang bisa untuk membangun tiga sekat kanal saja. Namun saya dapat penjelasan dari Pak Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan bahwa akan digulirkan lagi dari pak gubri dan pak bupati kita," katanya.
Menurut camat, bantuan pembuatan sekat kanal ini merupakan langkah awal dalam upaya mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Tebingtinggi Timur. "Untuk kedepannya lebih elok lagi tidak ada pembuatan kanal baru termasuk penebangan hutan alam," harapnya.
Dalam pengarahannya, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian LHK juga meminta Pemerintah Kecamatan, Desa dan masyarakat untuk mengawasi pekerjaan pembuatan sekat kanal tersebut.
Usai penyerahan bantuan itu, rombongan Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian LHK bersama para aktivis lingkungan langsung dibawa camat meninjau hasil pengerjaan sekat kanal bantuan Presiden Jokowi yang sudah selesai dibangun di Parit Kekat Desa Sungaitohor.
Bantuan untuk masyarakat membangun sekat kanal di Desa Sungai Tohor ini, merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya pada tanggal 27 November 2014 lalu Presiden Jokowi menyerahkan langsung bantuan Rp300 juta saat blusukan asap ke desa tersebut. (rmd)