Pemkab dan PMI Inhil Serahkan Bantuan Korban Longsor
Kamis, 10/05/2012 - 15:30:10 WIB
TEMBILAHAN - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah yang sedang tertimpa bencana tanah longsor, Pemerintah Kabupaten dan PMI Kabupaten Indragiri Hilir meninjau ke lokasi bencana dan sekaligus memberikan bantuan, Kamis (10/5).
Bantuan yang diberikan langsung kepada para korban tersebut berupa 1 ton beras, makanan siap saji, kompor, sandang, tambahan gizi, obat-obatan, selimut, tas dan seragam sekolah.
Pemkab Inhil yang diwakili Asisten II Sekda, H Syafrinal Heddy menyampaikan turut berduka atas musibah yang dialami tersebut. Namun demikian, ia meminta masyarakat yang tertimpa musibah untuk tetap tabah dan berusaha bangkit kembali.
“Bantuan yang diberikan ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Semoga, bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang kesusahan tertimpa musibah dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya,” tutur Syafrinal Heddy.
Kemudian, ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, karena mengingat daerah tersebut memang cukup rawan terjadinya musibah tanah longsor. “Untuk mengantisipasi terjadinya musibah yang sama, maka tahun ini pemerintah akan membangun turap di daerah itu,” terangnya.
Sementara itu, Camat Tanah Merah, Nurmansyah atas nama masyarakat dan para korban yang tertimpa musibah mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Inhil dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuannya, guna meringankan beban yang diderita para korban.
"Bantuan ini tidak dapat kita nilai, karena yang terpenting adalah pemerintah dan seluruh pihak punya kepedulian terhadap sesama," tambahnya.
Ditambahkannya, untuk mencegah musibah tersebut terjadi lagi, masyarakat juga meminta Pemkab Inhil melalui pihak terkait untuk segera membangun turap, sebab kalau hal itu tidak dilakukan dikhawatirka setiap tahun akan terjadi musibah tanah longsor.
"Pembangun turap ini sangat mendesak keberadaannya untuk mencegah dan menahan abrasi. Selama ini, akibat abrasi daratan disepanjang sungai terus runtuh dan dibawa arus sungai," imbuhnya.
Untuk diketahui, musibah tanah longsor yang melanda masyarakat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah tersebut terjadi pada Rabu (9/5) kemarin, sekitar pukul 11.20 WIB.
Meski tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun 3 rumah longsor, 4 rumah dibongkar, 2 rumah rusak ringan, 1 pelabuhan rakyat dan 1 pasar ikan serta Jalan Yos Sudarso sepanjang 50 m rusak berat, 25 Kepala Keluarga dan 64 jiwa kehilangan tempat tinggal serta tempat usaha, dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta. (fad)