Capping Day Akbid Husada Gemilang
Minggu, 12/02/2012 - 19:26:10 WIB
 |
|
| bupati inhil indra |
TEMBILAHAN - Capping Day merupakan langkah awal di dalam menciptakan seorang tenaga perawat dan bidan profesional. Karena secara simbolis Capping Day adalah saat dimana para mahasiswa/mahasiswi ilmu kesehatan dinyatakan telah siap mengabdi ke masyarakat dan merupakan pintu gerbang bagi mereka untuk ditugaskan di Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, Panti Jompo dan sebagainya yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati H Indra M Adnan pada Pengukuhan (Capping Day) Mahasiswi Akademi Kebidanan Husada Gemilang Angkatan VI Tahun Ajaran 2011/2012 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 H, bertempat di Gedung Puri Cendana Tembilahan, Jum'at (10/2) malam.
"Bagi Mahasiswa/Mahasiswi di bidang kesehatan, termasuk segenap Mahasiswi Akbid Husada Gemilang, moment Capping Day tentunya adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu, sebab lewat acara ini Mahasiswi yang sudah dinyatakan siap mengabdi ke masyarakat berhak atas penggunaan seragam dan secara resmi menjadi bagian dari calon anggota kesehatan," tutur Bupati Indra M Adanan.
Dikatakannya, pemilihan tema pada acara tersebut diharapkan tidak hanya sekedar menyesuaikan dengan momen maulid Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, memang sudah seharusnya dimiliki setiap pelayan kesehatan yang beragama Islam, yaitu menjadikan Rasulullah SAW sebagai panutan atau teladan yang utama.
"Disamping memberikan pelayanan dengan cara-cara Islami, modal utama yang harus dimiliki seorang tenaga kesehatan adalah kesehatan dirinya, karena tidak mungkin seorang tenaga kesehatan mampu melayani dengan maksimal jika dirinya sendiri tidak sehat," tambah Bupati.
Dijelaskannya, ada 5 teladan kesehatan dari Rasulullah SAW yang bisa dijadikan contoh, yaitu mengkonsumsi makanan yang halalan dan toyyiban, tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, makan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa, Cepat tidur dan cepat bangun, serta selalu istiqamah melaksanakan puasa sunah, diluar puasa wajib Ramadhan.
"Lima kiat diatas merupakan pondasi dan kebiasaan utama Rasulullah SAW dalam menjaga kesehatannya. Hendaknya kita dapat menerapkan teladan Rasulullah SAW itu dalam aktifitas kita sehari-hari, agar mampu menjadi Bidan yang bertaqwa dam berakhlakul karimah," katanya.
Ketua Yayasan Husada Gemilang, Hj Syafni Zuryanti dalam sambutannya berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti Pengukuhan (Capping Day) Mahasiswi Akademi Kebidanan Husada Gemilang agar mempersiapkan dirinya untuk praktek dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapatnya selama ini dilapangan. Kemudian, ia juga berharap ketika mahasiswi turun praktek kelapangan dapat menunjukkan keikhlasan hati dan niat tulus dalam memberikan pelayanan kesehatan ditempat praktek, dengan tetap berpedoman terhadap prosedur dan aturan yang berlaku.
"Melalui pengucapan janji tadi, diharapkan kepada mahasiswi dapat memaknainya sebelum turun kelapangan, sehingga dapat memupuk jiwa kemandirian, kerjasama, kepedualian terhadap sesama serta mempunyai tanggung jawab moral terhadap profesi yang diemban," pesannya.
Dalam kesempatan tersebut menghadirkan penceramah, Prof. Dr Salfen Hasri yang merupakan Guru Besai UIN Susqa Pekanbaru, dengan tema ceramah "Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita teladani sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan Bidan yang bertaqwa dan berakhlakul karimah". Selain itu, juga dilakukan pengucapan janji Mahasiswi Akbid Husada Gemilang dan pemberian penghargaan yayasan Husada Gemilang kepada Rusdarmayeni, mahasiswi dengan IPK terbaik, yaitu 3,92. (fad)