DARIRIAU.com - Kaburnya 4 tahanan narkoba di Mapolres Bengkalis, pada Kamis (11/6) sekitar pukul 04.00 Wib subuh merupakan sejarah baru terjadi, diduga kelalaian anggota piket dan kesempatan tersebut digunakan ke 4 tahanan yang kabur dengan cara membengkokkan jeruji memakai kain sarung.
Kapolres Bengkalis AKBP Aloysius Supriyadi ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa upaya pengejaran terhadap 3 tahanan yang saat ini masih kabur, dugaan sementara mereka melarikan diri saat petugas lalai dengan cara membengkokkan jeruji memakai kain sarung.
"Yang jelas petugas yang piket saat ini sudah kita periksa, ada unsur kesengajaan atau tidaknya nanti dalam pemeriksaan, dugaan sementara ke 4 tahanan yang kabur ini dengan cara membengkokkan jeruji memakai kain sarung," kata Kapolres lagi.
Ditambahkan juga oleh mantan Kapolres Pelalawan ini terhadap petugas piket nanti akan menjalani sidang kode etik untuk mempertanggung jawabkan kelalaian atau hal lainnya yang nanti bisa saja terbukti atau tidaknya dalam sidang tersebut.
Sebelumnya, ke empat tahanan yang kabur tersebut merupakan tahanan dalam kasus narkabo. 3 tahanan yang kabur diantaranya Usman Siregar (35), Palutra Prov (36) dan Afis Syaputra (23), sedangkan 1 tahanan yang berhasil diringkus adalah Aris alias Randi. (put)