Pantauan Dishub Bersama Jajaran Ini Titik Rawan Mudik di Kampar Kamis, 11/06/2015 | 22:55
DARIRIAU.com - Rombongan Dirlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Jasa Raharja Riau memantau daerah rawan Longsor, macet dan Lakalantas di Kabupaten Kampar.
Lintas barat Sumatera, ada beberapa titik rawan kemacetan yang sering terjadi jika arus mudik lebaran setiap tahunnya di daerah Kampar.
Rombongan meninjau dan berhenti di daerah yang menjadi prioritas posko mudik lebaran nantinya. Diantaranya Danau Bingkuang, pasar Air Tiris, Pasar Kuok dan pasar Kampar. Penyebab macet daerah tersebut dikarenakan adanya pasar tumpah yang digelar setiap minggunya.
Dari pantauan di lapangan, ada beberapa titik longsor, yakni di daerah Kecamatan Kuok, Desa Merangin, di km 87 dan 88. Sedangkan di Kecamatan XIII koto kampar desa Tanjung Alay, Kampar, saat ini sedang perbaikan jalan semenansi di km 97 - 98. Hal ini arus lalu lintas menuju ke Pekanbaru ataupun sebaliknya digunakan sistem buka tutup.
Ahmad Jamaris dari Staff Kementrian PU mengatakan, pekerjaan semenisasi ini telah dilakukan pada 13 April 2015 lalu. "Pengerjaan jalan semenisasi tersebut sepanjang 1100 meter dengan anggaran 10 Milyar menggunakan APBN. Menyambut Hari raya idul fitri, diharapkan H - 10 sudah siap dua arah," sebutnya kepada mediacenter, Kamis (11/6) di Kampar.
Ahmad menambahkan, walaupun nantinya pekerjaan tersebut belum selesai pada tepat waktu, Dinas PU sudah menyiapkan atau antisipasi peralatan. Alat berat seperti eskavator, Gledor, Crain dan lain - lain akan ditempatkan di Rantau Berangin.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, AKBP Guritno Wibisono mengatakan pada hari ini (11/6), melakukan survey jalur mudik lebaran lalu lintas barat sumatera yang akan digunakan masyarakat.
"Dari hasil tersebut, kita melihat apakah sudah siap digunakan untuk pengguna jalan, namun ada beberapa hal yang harus diperbaiki, seperti lobang jalan. Ada permasalahan yang didapat yaitu pasar tumpah, dan kita akan coba menghimbau agar tidak menggelar di bahu jalan," sebutnya kepada mediacenter.
Selain itu, tambahnya, kita akan menggelar pasukan dan pos keamanan. Dirinya menghimbau kepada masyarakat supaya mempersiapkan kendaraannya maupun administrasinya. "Yakinkan kendaraan anda, jangan lupa membawa SIM, STNK dan Obat - obatan jika terjadi sakit," tutupnya.
Kepala Dinas Perhubungan Riau, Rahmad Rahim mengatakan fokus Dishub Riau pada mudik lebaran nanti pada Marka Jalan. "Marka saat ini penting, dikarenakan kalau hujan pengguna jalan pasti membutuhkan Marka," sebutnya.
Tanggal 29 Mai kemarin, lanjut Kadishub, kita memanggil stakeholder, seperti organda, KSOP. Pada tahun lalu ada penurunan pada sektor udara dan laut. Yang naik malah angkutan darat dan Roro. "Kita berharap pada tahun ini, akan naik lima persen pada lebaran mudik lebaran nanti. Dan semua berjalan aman dan terkendali. []