Pelamar CPNS Indragiri Hilir 1504 Orang
Minggu, 06/10/2013 - 22:58:58 WIB
DARIRIAU.com - Hingga pendaftaran CPNS berakhir, Sabtu sore (5/10), jumlah pelamar di Kabupaten Indragiri Hilir mencapai 1.504 orang. Angka tersebut terdiri dari 3 formasi antara lain Guru sebanyak 619, berikutnya Kesehatan 640 orang dan sisanya Teknik 245 pendaftar.
"Hingga hari terakhir pendaftaran,sudah ada 1.504 yang melamar CPNS melalui Kantor Pos. Jika dilihat dari data yang ada ternyata untuk jumlah pelamar terbanyak masih dari Kesehatan baru disusul formasi Guru," ujar Drs.Afrizal MP Kepala BKD Indragiri Hilir.
Tambah Afrizal, jumlah itu masih belum final sebab meski untuk jadwal pendaftannya sudah ditutup pada Jum’at (4/10) namun bisa saja berkasnya baru dikirim oleh pihak Kantor Pos hari Minggu ini (6/10). Makanya panitia seluruh panitia yang terlibat, masih bekerja di kantor menunggu berkas yang masuk lagi.
"Untuk jumlah pelamar diperkirakan masih bisa bertambah tergantung apakah ada pengiriman lagi pihak Kantor Post. Tapi yang pasti jadwal pendaftaran sudah ditutup pada Hari Jum'at kemarin," kata Afrizal.
Terkait kapan kepastian jadwal testnya, Afrizal mengaku masih belum tahu karena masih menunggu dari keputusan Kantor Propinsi maupun Kantor Pusat. Tapi yang jelas jika sudah turun akan langsung kita umumkan, yang penting para pelamar harus mempersiapkan diri lebih dini agar bisa mengerjakan soal-soal saat ujian nanti.
Sementara itu Sekretaris Kabupaten Inhil Alimuddin RM mengatakan, pendaftaran secara online ini merupakan gagasan yang sangat bagus untuk menepis semua penilaian miring tentang perekrutan CPNS, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.
Sistim online, kata Sekda, semua warga bisa bersaing secara sehat karena pendaftaran dan penilaian terhadap soal merupakan wewenang pusat yang tidak bisa diintervensi pihak manapun, termasuk kepala daerah.
Untuk itu Sekda mengimbau kepada para pelamar yang akan mengikuti tes agar tidak percaya kepada calo yang menjanjikan kelulusan dalam formasi CPNS tahun ini. Sebab, semua sistem dilakukan secara online yang tidak bisa diganggu oleh pihak manapun.
"Jika ada calon yang terbukti melakukan kebohongan dengan mengiming-imingi masyarakat untuk lulus, akan ditindak tegas. Silakan laporkan ke aparat Kepolisian," tegas Sekda Alimuddun RM. (adv)