Golkar Meradang, Ada Selebaran Menyudutkan Calonnya
Rabu, 04/09/2013 - 14:04:10 WIB
TEMBILAHAN - Kita sangat menyayangkan di masa tenang ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab melakukan ini (black campaign, red). Tindakan ini sangat mencoreng proses demokrasi di Inhil.
Demikian pernyataan Partai Golkar yang sangat menyayangkan adanya selebaran yang beredar saat masa tenang yang isinya menyudutkan jagoannya, Wardan-Rosman Malomo (Warohmah).
Plt Ketua DPD Golkar Inhil, Afrizon, menjelaskan bahwa selebaran terindikasi black campaign ini ditemukan kader Golkar di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Senin (2/9) lalu yang juga beredar di kecamatan lain.
"Guna menciptakan dan mengawal Pilkada bersih dan jurdil, bebas dari money politik, Partai Golkar akan memberikan imbalan Rp 1 juta bagi siapa saja yang berhasil menangkap basah pelaku money politik," ungkap Afrizon, Selasa (3/9) di Kantor DPD Golkar Tembilahan.
"Sebelum mengusung HM Wardan sebagai calon Bupati Inhil, kami telah mendalami track record beliau dan beliau merupakan cucu dari tokoh ulama asal Keritang, KH Abdurrahman Ya'qub, sehingga kita yakin beliau bersih, tidak seperti yang dituduhkan dalam selebaran gelap tersebut, lanjutnya.
Lebih jauh Afrizon menyatakan sangat yakin sosok Wardan mampu membawa perubahan Inhil kearah yang lebih baik, maka Golkar memberikan dukungan penuh dan tanpa dipungut biaya untuk maju menggunakan perahu Golkar.
Dia meminta seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar agar merapatkan barisan bagi memenangkan jagoan Golkar di Pilgubri, H Annas Maamun-H Andi Rachman (AMMAN] dan di Pilkada Inhil, HM Wardan-Rosman Malomo (Warohmah). (fad)