Kondisi Rusak Parah, Warga Terancam Ispa
PT RBH Diminta Perbaiki Jalinsam
Rabu, 28/08/2013 - 05:40:24 WIB
TEMBILAHAN - Kondisi Jalan lintas samudra (Jalinsam) yang melintasi Desa Sencalang, Pancur dan Pengalihan kondisinya rusak parah. Kondisi mengancam pengguna jalan.
Selain itu, rumah penduduk di sepanjang Jalinsam dipenuhi debu jalan dan warga terancam mengalami penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa)
"Pihak manajeman PT Riau Bara Harum (RBH) sebagai pengguna jalan juga seperti tidak bertanggung jawab," ujar Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD asal Kecamatan Keritang- Inhil Z Zuhri Selasa (27/8).
Menurut Caleg dari Partai Hanura yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini, masyarakat yang tinggal di sepanjang Jalinsam sudah gerah melihat sikap pihak RBH kurang peduli dengan kondisi jalan yang hancur.
Dimana jalan aspal yang dibangun sepanjang lebih kurang 45 KM tahun 2007 lalu aspalnya sudah terkelupas. "Kapasitas jalan ini dengan armada PT RBH yang mengangkat batubara hingga 32 ton sudah merusak jalan," ujar Zulpen.
Pantauan di lapangan, puluhan unit mobil angkutan batubara milik PT RBH mondar-mandir di sepanjang Jalinsam dari Inhu menuju Inhil Kecamatan Kempasjaya. Armada angkutan batubara tersebut bermuatan mencapai 32 ton hingga 36 ton diduga jalan hancur tidak mampu menahan beban berat.
Jika kondisi ini terus di biarkan maka Jalinsam tidak akan bisa dilintasi masyarakat untuk mengeluarkan hasil perkebunan.
Jalinsam selain sebagai jalan utama masyarakat sejumlah desa di Kecamatan Keritang hingga Kempasjaya-Inhil, Jalinsam juga satu-satunya akses jalan menuju pelabuhan samudra.
"Semustinya jalan ini diratakan dengan doser jika PT RBH tidak membangun aspal ulang. Jika dibiarkan terus jelas yang rugi juga masyarakat di sepanjang Jalinsam ini," ujar tokoh muda Desa Pengalihan Keritang,Agusdianto. (fad)