Setiap Hari Kena Polusi Debu
Warga Tuntut Perbaikan Jalan Segera
Rabu, 21/08/2013 - 07:30:33 WIB
TEMBILAHAN - Warga Tembilahan yang bermukim di sepanjang jalan Telaga Biru dan Baharuddin Yusuf terus mengeluhkan tidak kunjung diperbaikinya jalan posos kota Tembilahan tersebut, karena sudah lebih dari setahun mereka menghirup debu dari kondisi jalan masih berpasir dan tanah tersebut.
Berbagai upaya sudah dipernah dilakukan sekitar, sebagai wujud protes terhadap lambannya pelaksanaan perbaikan keduia jalan tersebut, warga juga sudah pernah melakukan aksi pemblokiran, serta dengan menaruh benda dan pohon-pohon di tengah jalan.
Namun apa yang pernah diperbuat warga itu tidak membuat pembuat kebijakan daerah ini untuk menyegerakan perbaikan jalan tersebut. Padahal jalan itu adalah jalan utama menuju kantor Bupati Inhil, sebagai ikon Kota Tembilahan.
"Kondisi jalan seperti ini saya pikir-pikir sudah lebih dari satu tahun, setiap hari khususnya pada musim kemarau, kami yang tinggal di sepanjang jalan ini harus menghirup udara yang penuh debu, parah lagi bagi saya yang jual makanan seperti ini, pembeli tidak mau singgah untuk belanja karena tebalnya debu yang berterbangan jika kendaraan lewat," ungkap Anton prihatin, Selasa (20/8).
Beberapa waktu lalu, mewakili warga RT 1 RW 16 Tembilahan, H Muhammad Ali meminta agar pemerintah segera melakukan perbaikan ruas jalan tersebut. Sehingga, kondisi saat ini tidak berlarut-larut dan bisa menyulut aksi warga yang tidak diinginkan.
"Kita minta kepada pemerintah untuk memulai perbaikan jalan ini secepatnya," tegas H Muhammad Ali.
Sedangkan keputusan sementara yang diambil pemerintah atas tuntutan warga adalah dengan melakukan penyiraman sebanyak 3 kali dalam satu hari menjelang perbaikan secara tuntas dilakukan.
Kadis PU Inhil, HT Efrizal juga telah berjanji untuk segera mengupayakan percepatan pelaksanaan perbaikan jalan, mulai dari Simpang Sungai Beringin Tembilahan sampai ke Rumbai, melalui Dinas PU Provinsi Riau. (fad)