Diskes Inhil Ingatkan Lupus Bukan Penyakit Menular
Jumat, 16/08/2013 - 06:08:45 WIB
TEMBILAHAN - Dinas kesehatan mengingatkan masyarakat Inhil bahwa penyakit Lupus, bukanlah penyakit yang berbahaya dan juga menular. Jadi masyarakat tidak perlu takut yang berlebihan mengenai penyakit ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rasul Alim MKes melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan dr Saut Pakpahan. Rabu (14/8). Dikatakannya, masyarakat jangan takut mengenai penyakit ini.
"Penyakit ini (Lupus, red) bukan seperti penyakit HIV/AIDS, Rabies, dan juga Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mematikan, jadi kita minta kepada masyarakat untuk tidak cemas mengenai penyakit ini," kata Saut.
Sambungnya lagi, selain penyakit ini tidak mematikan penyakit ini juga tidak menular kepada orang-orang yang berada di sekitarnya.
Penyakit Lupus ini memang paling banyak diidap oleh kaum hawa, dan sampai saat ini para ilmuan-ilmuan terus mengkaji apa yang mengakibatkan penderita Lupus ini paling banyak diidap kaum hawa.
"Kita sampai saat ini belum tahu pasti apa penyebabnya, dan para ilmuan-ilmuan terus mengkaji dan mencari tahu apa yang menyebabkan hal tersebut, namun yang penting memang hidup sehat dan bersih adalah kunci terjaganya kesehatan dari banyak penyakit," kata Saut lagi.
Jelasnya, ciri-ciri dan gejala penyakit Lupus adalah Lelah, Demam, Hilang berat badan atau berat badan meningkat, Ruam yang berbentuk seperti kupu-kupu pada wajah yang menutupi pipi dan hidung, Luka pada kulit yang timbul atau parah ketika terkena sinar matahari, Radang pada mulut, Rambut rontok, Jari dan kuku yang memutih atau membiru
ketikaterkena dingin atau saat stressn Napas pendek, Nyeri pada dada, Mata kering, Mudah memar, Gelisah, Depresi, dan lebih parahnya lagi Hilang ingatan.
Penyakit ini juga diakibatkan karena adanya perkawinan sedarah yang sampai saat ini masih sering terjadi di Inhil.
"Penyakit ini juga terjadi karena adanya perkawinan sedarah, pada beberapa tahun yang lalu penyakit ini paling sering dijumpai karena masyarakat kita yang masih sering melakukan perkawinan sedarah, akan tetapi lambat laun penyakit ini semakin berkurang karena masyarakat kita sudah mengenal dengan dunia pengetahuan dan juga kesehatan," paparnya.
Untuk mencegah mengidap penyakit lupus ini masyarakat hendaknya tidak melakukan perkawinan sedarah lagi. Tandas Saut.(FAD)