Warga Minta Dermaga Permanen
Rabu, 31/07/2013 - 15:47:07 WIB
TEMBILAHAN - Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir, sejauh ini belum memiliki sebuah dermaga pelabuhan yang permanen, sehingga dinilai menghambat kelancaran arus barang dan orang dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.
Sejauh ini, warga Keritang dan sekitarnya hanya mengandalkan dermaga pelabuhan kayu hasil swadaya masyarakat untuk aktifitas sehari-hari, padahal kecamtan ini adalah salah satu kecamatan tua yang sebagian besarnya dilalui sungai.
"Saat ini kondisi dermaga kayu yang ada sudah sangat memperihatinkan, bahkan jika air surut dermaga tersebut sulit untuk digunakan, padahal hanya itu dermaga pelabuhan yang bisa dipakai untuk aktifitas ekonomi, untuk itu kami sangat mengharapkan pemerintah daeah dapat melihat ini sebagai sesuatu yang patut direalisasikan secepatnya," ungkap Amat dan In, warga Keritang, Jum'at (2/8).
Menurut cerita Amat, kondisi dermaga pelabuhan yang ada sekarang juga telah banyak makan korban, terutama bagi para buruh bongkar muat yang sering jatuh dalam melakukan aktifitas, apalagi diwaktu air surut. Karena tidak ada dermaga (ponton) apung, semua barang yang datang sulit diangkat, sebab terlalu jauh dari pelabuhan, sehingga membayakan.
"Kita terhambat melakukan bongkar muat, apalagi jika air surut kondisi kapal jauh di bawah sedangkan kita tidak punya ponton apung, ya terpaksa menunggu pasang naik, itulah yang sangat merugikan, apalagi jika dalam kondisi hujan, dermaga kayu tersebut menjadi licin dan membahayakan seperti yang sering terjadi," keluhnya.
Hal senada juga disampaikan seorang seorang pedagang sembako, Saidah, Ia mengatakan sudah sering merugi akibat terhambatnya aktifitas bongkar muat pada satu-satunya dermaga pelabuhan yang dimiliki Keritang.
"Kadang-kadang saya sempat juga kesal sama buruh, karena barang pesanan saya tidak diantar, namun saya cek, ternyata bukan buruh yang lambat dalam mengantarkan barang, melainkan mereka tidak bisa kerja akibat air surut," papar Saidah.
Menanggapi hal ini, Camat Keritang Ahmad Ramani mengaku pihaknya sudah memasukan proposal untuk pembangunan dermaga pelabuhan yang representatif di daerahnya itu kepada instansi terkait.
"Kita memang sangat membutuhkan dermaga ini, mengingat kebutuhan bongkar muat setiap harinya sudah semakin tinggi. Ditambah lagi dengan jumlah penduduk Keritang yang merupakan penduduk terbanyak nomor dua di Kabupaten Inhil, untuk itulah kita sudah menindaklanjuti dengan membuat proposal rencana pembangunan dermaga pelabuhan itu kepada instansi terkait yang saat ini masih dalam proses, mudah-mudahan bisa direalisasikan secepatnya," jelas Ramani. (fad)