Stok Daging Untuk Lebaran Cukup
Jumat, 26/07/2013 - 07:46:02 WIB
TEMBILAHAN - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) memastikan bahwa stok daging sapi dan ayam yang ada dipasaran mencukupi kebutuhan masyarakat untuk merayakan moment lebaran Idul Fitri.
Kadis TPHP Inhil, Wiryadi menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dan ayam saat lebaran Idul Fitri ini masih cukup dengan memanfaatkan ternak ternak sapi yang ada di pelihara oleh masyarakat Inhil minimal enam bulan terakhir.
"Stok untuk lebaran ini mencukupi, karena kebutuhan tidak begitu banyak, jadi masih bisa hanya dengan memanfaatkan ternak ternak masyarakat, walaupun semua sapi ternak warga asalnya tetap dari luar daerah seperti Madura," jelasnya, Kamis (25/7).
Sedangkan untuk pasokan daging ayam, kawasan Inhil merupakan jalur perdagangan daging ayam lokal yang berasal dari Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya di Riau. Sehingga ketersediaan daging ayam di pasaran Inhil selalu mencukupi hingga saat ini. Bahkan daging ayam asal Riau juga diperdagangankan hingga daerah kepulauan Riau.
Namun demikian Kadis menyebutkan untuk lebaran Haji mendatang, pihaknya mau tidak mau harus mendatangkan stok sapi dari luar daerah, karena seperti tahun tahun sebelumnya, pada saat lebaran haji permintaan sapi di Inhil cukup tinggi, sehingga tidak mampu dipenuhi hanya dengan sapi lokal.
"Kecuali kalau lebaran haji nanti, kita tepaksa mendatangkan stok sapi dari luar daerah, karena sapi lokal yang dipelihara oleh masyarakat tidak akan mampu memenuhi permintaan masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah kurban," tambahnya.
Wiryadi kembali mengingatkan kepada masyarakat Inhil didaerah pesisir seperti di Tanah Merah agar tetap mewaspadai masuknya daging ayam dari daerah kepulauan Riau, seperti Tanjung Balai Karimun. Karena dikhawatirkan stok daging dari daerah itu tidak memenuhi standar kesehatan.
Dinas TPHP melalui petugas di UPTD juga akan tetap meningkatkan pengawasan terhadap masuknya daging daging luar daerah ke pasaran Inhil.
"Ada perbedaan jelas antara daging segar dengan daging tidak segar, harga juga bisa menjadi patokan, karena tidak mungikin ayam dari luar daerah bisa lebih murah dari ayam lokal, tentu akan jadi pertanayaan dengan daging tersebut," ujar Kadis TPHP. (fad)