Diskes Siapkan Tenaga Medis di Pos Lintas Arus Mudik
Rabu, 24/07/2013 - 17:13:39 WIB
TEMBILAHAN - Guna memberikan kenyamanan kepada warga masyarakat yang akan melakukan perjalan mudik lebaran, Pemkab Indragiri Hilir telah menyiapkan sejumlah tenaga medis yang ditempatkan pada pos-pos gabungan pengamanan arus mudik.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rasul Alim, Selasa (23/7). Menurutnya penempatan tenaga medis pada pos perlintasan arus mudik selalu dilakukan guna mengantisipasi jika ada terjadi sesuatu kecelakaan ataupun gangguan kesehatan para pemudik.
"Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait, seperti Perhubungan dan Kepolisian untuk mendirikan pos-pos pengamanan bagi warga masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran, dan penempatan itu diutamakan pada jalur-jalur rawan kecelakaan," ujarnya.
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Inhil sejak jauh hari memang telah melakukan persiapan dan rencana pengamanan arus mudik pada lebaran tahun ini, dimana Dinas Perhubungan, Kepolisian serta Dinas Kesehatan bekerjasama untuk mendirikan beberapa pos pengamanan arus mudik, pada pos itu dilengkapi dengan sarana komunikasi dari perhubungan serta penyediaan tenaga dan peralatan medis oleh Dinas Kesehatan.
Ketika ditanyakan lebih lanjut, dimana saja titik rawan arus mudik yang masuk dalam pengawasan Dinas Kesehatan, Rasul mengatakan bahwa jalur Kota Tembilahan Rumbai dan Rengat, Selensen serta beberapa ruas jalan menuju Teluk Pinang dan sekitarnya, merupakan beberapa titik yang diprioritaskan, bahkan untuk kawasan Selensen dilengkapi dengan mobil ambulance milik dinas kesehatan sendiri, “terangnya.
Sementara itu, seluruh Puskesmas Indragiri Hilir (Inhil) juga diinstruksikan tetap stand by selama lebaran. Petugasnya dibagi menjadi dua shift, bekerja secara bergiliran. Puskesmas yang berada pada jalur lintas mudik seperti Sei Salak, Selensen, Kempas Jaya dan Pengalihan Keritang diperintahkan lebih waspada.
Pasalnya jalur tersebut selain ramai dengan lalu lintas, juga rawan dengan kecelakaan. Petugas diingatkan selalu menyiapkan segala peralatan yang diperlukan.
Disamping itu, semua Puskesmas diminta pula terus berkoordinasi supaya tiap perkembangan dapat dipantau. Untuk obat-obatan, sejauh ini semua sarana kesehatan di tingkat kecamatan tersebut sudah memiliki stok yang memadai. Apabila memang diperlukan, Dinas Kesehatan Inhil menegaskan siap memasok, sepanjang memang dibutuhkan.
"Hanya saja, beberapa Puskesmas yang berada pada jalur krusial memiliki kendala belum adanya mobil ambulance. Untuk sementara Puskesmas Selensen dan Sungai Salak sudah dipinjamkan ambulance dari Diskes," katanya
Diskes meminta pula partisipasi dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah ini. Perusahaan yang memiliki ambulance diingatkan turut berpartisipasi memberikan bantuan apabila Puskesmas terdekat memerlukan sarana transportasi tersebut. Apalagi untuk Kecamatan Kempas, cukup banyak perusahaan yang beroprasi di sana dan memiliki beberapa unit ambulance.
Khusus pada penanganan kecelakaan tidak terlalu berat, tiap Puskesmas itu dinyatakannya mampu menanganinya. Manakala tingkat kecelakaan berat dan membutuhkan peralatan medis lebih lengkap, segera dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Prosedur seperti itu menurut Kadiskes Inhil ini sudah dipahami oleh seluruh petugas di tiap Puskesmas.
Kadiskes Inhil itupun menyebut tidak ingin mendengar ada Puskesmas yang tidak aktif menjelang dan setelah lebaran. Instansi ini akan mengambil langkah tegas kepada petugas di Puskesmas bersangkutan. Karena dipandang melalaikan tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (fad)