Panas, Titik Api Mulai Terpantau di Inhil
Rabu, 24/07/2013 - 17:11:49 WIB
TEMBILAHAN - Saat ini, titik api akibat kebakaran lahan dan hutan kembali ditemukan di sejumlah wilayah di Kabupaten Inhil.
Berdasarkan pantauan Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18 pada Senin (22/7) sore, ditemukan sebanyak empat titik api yang tersebar di kecamatan Gaung, Kempas, Pelangiran dan Keritang.
"Akhir pekan kemaren di Inhil tidak ditemukan adanya titik api. Namun pada Senin (22/7) sore, kembali terpantau adanya 4 titik api, yakni di Desa Wonosari, Rambaian, KEmpas Jaya dan Kota Baru Reteh 1," tutur Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil melalui Kepala Bidang Lingkungan Hidup, Ir Ardi Yusuf, Selasa (23/7).
Dijelaskan, munculnya titik api tersebut dikarenakan kebakaran hutan dan lahan yang kebanyakan dilakukan secara sengaja oleh manusia, seperti membersihkan dan membuka lahan baru dengan cara dibakar.
"Jadi, untuk menghindari bertambahnya titik api ini, kita mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, baik itu untuk membuka lahan baru ataupun membersihkan lahannya, karena dampak yang akan ditimbulkan nantinya sangat besar," terangnya.
Selanjutnya, dalam upaya mengantisipasi semakin meningkatnya jumlah titik api di Kabupaten Inhil, pihaknya juga berkoordinasi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ada di setiap daerah, sehingga jumlah titik api tersebut bisa diminimalisir secepatnya.
"Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar segera memadamkan api dan melakukan sosialisasi untuk mencegah timbulnya titik api di wilayah lain," imbuhnya. (afad)