Semenjak Kenaikan BBM
Semua Harga Naik, Kecuali Upah Buruh
Selasa, 09/07/2013 - 06:07:59 WIB
TEMBILAHAN - Semenjak naiknya harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi, semua kebutuhan pokok masyarakat satu persatu mulai merangkak naik, bahkan akhir-akhir ini seperti tidak terkendali.
Kebutuhan utama masyarakat, khususnya pangan dengan semua jenisnya telah naik cukup signifikan di pasar-pasar Tembilahan dan sekitarnya. Sehingga terlihat mulai menyusutnya daya beli masyarakat.
"Saat ini semua jenis Sembako naik cukup tinggi, pokoknya semua kebutuhan sehari-hari telah naik, yang belum naik sejahuh ini hanya upah bongkar muat barang untuk buruh," ungkap Adi, seorang agen sayur mayur di Kota Tembilahan, Senin (8/7).
Jelas Adi, semua jenis sayur mayor seperti daun sup saja yang biasanya bisa dibeli masyarakat dengan harga seribuan, saat ini sepertinya tidak bias lagi, karena peningkatannya cukup tinggi sampai Rp 22 ribu perkilogram.
"Harga pembelian pada tingkat agen terjadi kenaikan sekitar Rp 3000,- perkilogram. Ditambah ongkas distribusi yang juga meningkat, sehingga bisa dibayangkan berapa harga yang ada ditingkat pengecer," kata Adi sedikit sedih karena modal besar, tapi daya beli warga menurun.
Seperti diberitakan sebelumnya, semua kebutuhan pokok warga jelang masuknya puasa telah merangkak naik, sebut saja Cabai, Bawang merah, Daging, ayam, telur serta semua jenis sayur mayor lainnya sudah jauh meningkat.
Dan yang paling ting kenaikannya memang terjadi pada cabai dan bawang merah dimana sebelumnya hanya berkiar Rp 40 ribuan sekarang sudah lebih dari Rp 60-65 ribuan perkilogram.
"Memang susah sekarang, sudahlah pemasukan tersendat-sendat, semua harga kebutuhanpun meningkat tajam, dengan uang Rp 150 ribu untuk belanja dapur di pasar Tembilahan tidak mencukupi lagi,“ ungkap Mel, seorang ibu rumah tangga yang dijumpai di Pasar Terapung Tembilahan, Senin (8/7). (fad)