H-3 Ramadhan, Bawang Merah Kembali Melonjak
Senin, 08/07/2013 - 06:14:11 WIB
TEMBILAHAN - Sejak satu bulan terakhir harga beberapa kebutuhan pokok di pasar-pasar Tembilahan mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan, selain ada yang turun banyak juga komoditi pagan ini yang kembali naik.
Selain harga harga daging sapi saat ini mencapai Rp 100 ribu perkilogram, harga Bawang Merah juga kembali naik, dimana sebelumnya sudah turun sampai Rp 28 ribu perkilogram, dan naik sampai Rp 45 ribu per kilogram, saat ini menjadi Rp 65 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut juga berlaku pada komoditi cabai, dimana harga sekarang mencapai Rp 60 ribu perkilogram. Sedangkan ayam potong juga merangkak naik jadi Rp 36 ribu perkilogram.
Sehingga kondisi tersebut cukup meresahkan warga yang sedang dalam ekonomi sulit, karena kesulitan bertambah parah akibat harga kelapa sebagai komoditas ekonomi utama masyarakat yang belum mencapai angka semestinya.
Beberapa komoditi lain yang juga naik antara lain bawang putih, telur, ayam serta ikan kering, walau tidak sebanyak kenaikan harga bawang putih. Karena kenaikan harga komoditi di atas hanya berkisar Rp 1000 sampai Rp 2000 perkilogram
"Dalam minggu ini kenaikan yang cukup tingg adalah bawang merah dan ikan kering, sedangkan komoditi lain juga tetap naik namun tidak tinggi, paling hanya Rp 1000 sampai Rp 2000 per kg, namun yang cukup tinggi itu adalah bawang merah dan cabai," ungkap Pito seorang pedagang sembako di Pasar Terapung Tembilahan, Minggu (7/7).
Kenaikan harga sembako ini menurut keterangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil masih dalam batas kewajaran, namun pihaknya mengaku akan terus memantau pergolakan harga sembako tersebut.
"Sejauh ini kita nilai kenakan harga sembako masih dalam batas toleransi, walaupun begitu kita akan terus pantau kondisiharga semua komoditi dengan harapan jangan sampai memberatkan warga," ungkap Rudiasyah, melalui Kabid Pedagangan Kadisperindag Inhil, R Taruna. (fad)