Bupati Harapkan Program PNPM Lebih Bermanfaat
Senin, 01/07/2013 - 10:40:31 WIB
TEMBILAHAN - Bupati Inhil, DR Indra M Adnan mengharapkan agar program PNPM bisa memberikan pengaruh lebih besar dalam pengentasan kemiskinan dan kebodohan.
Hal tersebut disampaikan Indra mengingat PNPM merupakan salah satu program yang sudah mendukung kepada pencapaian MDGs, karena dalam PNPM paling tidak terdapat 3 unsur dari 7 isu global MDGs yang telah dilaksanakan, yaitu penanganan kemiskinan, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan, pembangunan posyandu, pembangunan prasarana pendidikan, seperti Pembangunan Paud, Sekolah Marginal, Madrasah, dan sebagainya.
"Program PNPM telah berjalan selama 6 tahun lebih, PNPM sudah banyak memberikan kontribusi dalam pencepatan pembangunan desa, masyarakat sudah merasakan dampak manfaatnya, baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Untuk itu, keberlanjutan PNPM perlu menjadi perhatian kita bersama dan sangat diharapkan lebih bermanfaat," tuturnya.
Diakui, bahwa percepatan pembangunan desa di Inhil hanya ditangani oleh 2 program, yaitu Program Desa Mandiri dan PNPM. Oleh sebab itu, diharapkan Eksekutif dan Legislatif terus berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pada ke dua program tersebut sesuai dengan porsinya.
"Keberhasilan pelaksanaan PNPM dan Desa Mandiri tidak terlepas dari sistem dan pola perencanaanya, yaitu perecanaan partisipatif. Dimana, perencanaan partisipatif melibatkan komponen masyarakat dalam menetapkan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan," tambahnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, desa-desa sudah menyusun perencanaan partisipatif yang dituangkan dalam RPJM Desa dan RKPD Desa. Untuk itu, sudah saatnya perencanaan partisipatif tersebut di integrasikan ke dalam perencanaan teknokratis dan politis, karena perencanaan partisipatif benar-benar mengakomodir kebutuhan masyarakat yang bersifat kepentingan umum.
"Saya harapkan kepada semua SKPD, agar dalam menyusun kegiatan program yang akan dianggarkan, supaya mempedomani RPJM dan RKPD, serta visi dan misi pimpinan daerah, sehingga akhir RPJM dan akhir periode jabatan kelapa daerah dapat diukur pencapaian visi dan misinya," terangnya. (fad)