Belum Ada Perubahan
Kota Tembilahan Masih Berselimut Kabut Asap
Senin, 24/06/2013 - 06:55:17 WIB
TEMBILAHAN - Walau terlihat agak berkurang pada siang hari, Kota Tembilahan masih diselimuti kabut asap yang menyesakkan pernapasan ketika beraktivitas di luar ruangan.
Seperti diketahui, infromasi terakhir yang diberikan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, sejauh ini masih ada 23 titik api di Inhil yang tersebar hamper merata di semua kecamatan.
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil akan turun melakukan pada beberapa titik bersama pihak Kementrian Lingkungan Hidup dan pihak terkait lainnya untuk memverifikasi apakah ada pihak-pihak yang sengaja atau tidak, demikian juga dengan dugaan beberapa perusahaan perkebunan.
"Kami akan turun ke beberapa titik, baik di Rohil, Bengkalis dan Inhil untuk pengecek penyebab utama kebakaran hutan dan lahan ini, demikian juga dengan dugaan keterlibatan beberapa perusahaan perkebunan," ungkpa Kepala BLH Inhil melalui Kasi Pelestarian Lingkungan, Ir Ardi Yusuf yang saat dikonfirmasi sedang dengan pihak LH di Jakarta, Minggu (23/6).
Lebih khusus, Ardi juga mengatakan bahwa adanya dugaan keterlibatan perusahaan perkebunan seperti yang disampaikan Kementerian LH akan ditinjau lebih jauh, termasuk beberapa perusahaan yang beroperasi di Inhil seperti PT Bumireksa Nusa Sejati dan PT Multi Gambut Industri pada lahan konsesi yang dikerjakannya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rasul Alim mengungkapkan bahwa kualitas udara Inhil masih dalam katagori sehat, sehingga belum ada pembagian masker gratis yang dilakukan.
"Sejauh yang kita pantau, kualitas udara Inhil masih sehat, walau terlihat berbeda karena adanya bencana kabut asap. Selain itu kita jugta belum menerima laporan adanya warga yang menjadi pasien atau penderita ISPA akibat kabut asap ini," jelas Rasul ALim, Minggu (23/6).
Jelasnya, Dinkes Inhil tetap melakukan pemantauan terhadap kualitas udara Inhil akibat adanya kabut asap tersebut, sehingga tidak menutup kemungkinan jika ada perubahan yang negative, akan diberikan kepada warga masker secara cuma-cuma. (fad)