Jelang Ramadhan
Warga Khawatirkan Kondisi PLN dan PDAM
Sabtu, 22/06/2013 - 15:14:42 WIB
TEMBILAHAN - Menyambut bulan suci Ramadhan 1434 H yang tinggal dua minggu lagi, sebagian besar masyarakat Tembilahan dan sekitarnya masih mengeluhkan kondisi listrik yang mati mendadak dan persedian air PDAM yang kadang tidak mengalir.
Warga berharap persoalan mendasar tersebut dapat diantisipasi selama bulan Ramadhan sehingga tidak menganggunya dalam menjalankan ibadah.
Ruben (29) warga Abdul Manaf Tembilahan mengaku mengkhawatirkan kondisi pelayan PLN dan PDAM di Tembilahan, karena kondisi itu akhir-akhir ini sering terjadi, sehingga sangat menganggu aktifitasnya dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah tangga, apalagi dalam bulan puasa.
"Menyambut bulan puasa ini, kita berharap agar masalah listrik dan air ini dapat diatasi oleh PLN dan PDAM. Karena dua hal ini betul-betul sudah jadi kebutuhan utama kita," katanya, Jum'at (21/6).
Hal senada juga disampaikan Aini (25) warga jalan Kartini Tembilahan. Ia mengaku pelayanan yang diberikan PLN dan PDAM dalam memasok energi listrik dan air bersih perlu ditingkatkan.
"Kita berharap kondisi aliran listrik selama Ramadan bias terjamin tidak terjadi pemadaman, demikian juga aliran air PDAM, karena listrik dan air merupakan kebutuhan mendasar, apalagi pada bulan puasa nanti," harapnya.
Maneger PLN Ranting Tembilahan Budi mengatakan, pihaknya akan berusaha untuk memberikan pelayanan yang lebih selama bulan puasa, jika kemaren adanya pemadaman cuma karena ada gangguan jaringan dan sudah bias diatasi.
"Kondisi saat ini telah stabil, diprediksi jelang dan selama Ramadhan sudah aman," jelasnya. (fad)