HMI Tembilahan Demo Tolak Kenaikan BBM
Jumat, 21/06/2013 - 17:34:35 WIB
TEMBILAHAN - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tembilahan, Kamis (20/6) menggelar aksi menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Mereka mempertanyakan dukungan Pemkab Inhil menyetujui penolakan kenaikan BBM beberapa waktu lalu.
Puluhan massa HMI ini bergerak dari kampus UNISI Tembilahan di Jalan Soebrantas Tembilahan. Mereka menggelar aksi long march menuju bundaran Tugu Upakarti dipersimpangan Jalan Swarna Bumi dan Jalan Kihajar Dewantara.
"Kami menolak kenaikan harga BBM yang akan mengakibatkan beban hidup masyarakat, khususnya di Indragiri Hilir semakin berat," teriak Korlap aksi, M Syar'i saat menggelar orasi di bundaran Jalan Swarna Bumi dan Jalan Kihajar Dewantara.
Ditambahkan, aksi penolakan yang mereka lakukan ini merupakan wujud kepedulian dan aspirasi masyarakat yang menjerit akibat kenaikan BBM ini. Tambahan pula, dampak ini sangat dirasakan kaum petani dan nelayan di Inhil.
"Kenaikan ini sangat memberatkan dan sangat dirasakan petani, karena ditengah rendahnya harga kelapa saat ini. Karena kenaikan BBM ini pasti diiringi dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan lainnya," sebutnya.
Setelah menggelar aksi di bundaran tersebut, massa HMI kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Inhil untuk menyampaikan 5 poin tuntutan mereka kepada Pemkab Inhil.
Di Kantor Bupati Inhil, massa HMI diterima Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil, H Rudiansyah dan beberapa pejabat lainnya.
Perwakilan massa HMI kemudian membacakan poin-poin tuntutan mereka, diantaranya mempertanyakan realisasi dari dukungan Pemkab Inhil untuk menolak kenaikan BBM dalam aksi yang mereka gelar beberapa waktu lalu.
Mereka juga meminta DPRD Inhil menolak kenaikan BBM, pemerintah harus bertanggung jawab atas kesejahteraan atas dampak kenaikan BBM ini dan meminta pemerintah meninjau kembali pengalokasian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BBM), karena merupakan bukan solusi yang tepat atas kenaikan BBM tersebut.
Massa juga sempat mengadakan dialog dengan pejabat terkait di Balai Utama Kantor Bupati Inhil. Kemudian mereka bergerak menuju Gedung DPRD Inhil di Jalan Soebrantas Tembilahan untuk menyuarakan penolakan kenaikan BBM ini. (fad)