Atasi Kebakaran Lahan
Keritang Kerahkan Semua Aparat Desa
Jumat, 21/06/2013 - 16:44:15 WIB
TEMBILAHAN - Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir berdasarkan pengamatan Satelit NOAA 18 merupakan daerah terparah kebakaran hutan dan lahan dengan 5 titik api disamping 19 titik api lain di seluruh wilayah Inhil.
Camat Keritang, Ahmad Ramani ketika dkonfirmasi, Kamis (20/6) mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan upaya pemadaman api dengan berkoordinasi dengan semua aparat desa.
"Sejauh ini tim dari kabupaten ataupun bantuan dari perusahaan terdekat belum ada, namun tetap kita koordinasikan dengan mereka agar situasinya dapat kita kendalikan, sebelum itu kita saat ini juga tengah berusaha semampunya untuk melakukan pemadaman pada lahan-lahan yang terbakar," ungkap Ahmad Ramani.
Seperti diketahui, Kecamatan Keritang terpantau 5 titik api yakni di Desa Teluk Kelas 2 titi api, Desa Pancur, Desa Kuala Lemang, Desa Kota Baru Reteh masing-masing 1 titik api.
"Berdasarkan pantauan terakhir, di Inhil terdapat 23 titik api, meningkat 4 titik dibanding hari kemaren," ungkap Kasi Pelestarian Lingkungan BLH Inhil, Ir Ardi Yusuf, Kamis (20/6).
Jelas Ardi, sejauh ini pihaknya tengah melakukan berbagai upaya dan koordinasi dengan banyak pihak untuk melakukan pemadaman titik-titik api tersebut secara cepat, termasuk bekerjasama dengan beberapa perusahaan terdekat dan yang mempunyai peralatan pemadaman.
Sedangkan Kecamatan Mandah yang sebelumnya hanya terpantau 1 titik api, meningkat jadi 4 titik api yakni di Desa Bente, Igal, Bentaya dan Bekawan.
Camat Mandah, M Nazar ketika dikonfirmasi tentang situasi terkini dan upaya yang sedang dan akan dilakukan tidak memberikan keterangan, karena ponselnya akatif namun tidak ada jawaban. (fad)