Masih Kurang Dokter dan Bidan
Penempatan Tenaga Kesehatan di Inhil Gunakan Rasio
Rabu, 19/06/2013 - 05:40:26 WIB
TEMBILAHAN - Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, maka penempatan tenaga kesehatan terutama dokter, dilakukan dengan menggunakan rasio dari keseluruhan jumlah masyarakat Kabupaten Inhil.
"Untuk penempatan tenaga kesehatan, kita menggunakan rasio. Jadi, satu dokter umum untuk 5-10 ribu jumlah penduduk. Sedangkan, untuk dokter spesialis, satu orangnya untuk 10-15 ribu jumlah penduduk," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Rasul Alim kemarin.
Dijelaskan Rasul, jika dihitung secara rasio, tentunya jumlah tenaga kesehatan, khususnya dokter yang ada di Kabupaten Inhil masih kekurangan. Diperkirakan, kekurangan tersebut mencapai sekitar 100 dokter umum dan 40 dokter spesialis.
"Saat ini, jumlah penduduk kita sekitar 800 ribu. Berarti, kita setidaknya memerlukan sebanyak 160 dokter umum, sementara yang ada hanya 60 orang. Sedangkan, dokter spesialis yang ada berjumlah 20 orang, dari 60 dokter spesialis yang dibutuhkan," terang Rasul.
Sementara itu, untuk tenaga bidan, lanjut Rasul, secara kauntitatif jumlahnya sudah memadai dan memenuhi kebutuhan di Kabupaten Inhil. Kendati, masih ada beberapa rumah tunggu, poskesdes dan pustu yang belum mempunyai bidan.
"Jadi, kita harapkan pustu yang sudah ada bidannya bisa membantu desa atau pustu yang belum mempunyai bidan. Sembari kita memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan berikutnya, baik melalui rekruitmen PTT maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS)," imbuhnya. (fad)