Menyongsong Tahun Ajaran Baru
Warga Minta Sekolah Tidak Naikkan Biaya Masuk
Rabu, 19/06/2013 - 05:37:19 WIB
TEMBILAHAN - Dalam tahun ajaran baru sekolah yang kerab dijumpai sekolah-sekolah melakukan pemungutan biaya masuk yang tinggi, sehingga tidak mampu dijangkau oleh para orang tua calon siswa dan berakibat anak-anak tidak bisa melanjutkan sekolah.
Menyikapi seringnya kejadian tersebut, beberapawarga kota Tembilahan mengungkan permintaan dan mewanti-wanti pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan yang berlebihan.
Syahrial (45) Selasa (18/6) menyatakan bahwa pihaknya tahu bahwa Kabupaten Inhil ini memiliki prioritas terkait pendidikan system wajib belajar hingga 12 tahun, sehingga sangat tidakrelevan jika untuk mensukseskannya terkendala adanya biaya masuk sekolah yang tinggi.
"Kami minta kepada semua penyelenggara sekolah agar tidak menaikan biaya masuk seenaknya, apalagi beberapa waktu lalu DPRD juga telah mengingatkan haltersebut," pintanya.
Jelasnya, kondisi perekonomian yang mandek belakangan ini merupakan halyang harus jadi pertimbangan pihak sekolah dalam memasuki tahun ajaran baru, apalagi warga juga sudah tahu untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah memiliki dana pembantu untuk meningkatkan pendidikan yakni dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS).
Salah seorang anggota DPRD Inhil, H Syahruddin juga kembali mengingatkan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan pemanggilan dan meminta pihak terkait untuk mempertanggungjawabkan, jika ada sekolah yang menaikkan biaya yang tidaklogis.
"Pendididkan merupakan hak masyarakat, untuk itu jangan ada sekolah yang berani menaikan biaya masuk, terutama tahun ajaran baru ini, karena akan mengganggu program wajib belajar," jelasnya. (fad)