Kabut Asap Selimuti Kota Tembilahan
BLH Belum Ada Informasi Titik Api Di Inhil
Senin, 17/06/2013 - 09:49:05 WIB
TEMBILAHAN - Meskipun menurut pengakuan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil belum adanya informasi adanya titik api, namun di Kabupaten Inhil, khususnya di Kota Tembilahan dan sekitarnya diselimuti kabut asap sejak beberapa hari terakhir.
Terkait kondisi tersebut, "BLH menduga, bahwa kabut asap itu merupakan kiriman dari daerah tetangga," kata Kepala BLH Inhil, Anuar Nawang, Minggu (16/6).
Kendati demikian, lanjutnya, untuk mencegah timbulnya titik api di Kabupaten Inhil, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan peduli terhadap api, yaitu tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan di lingkungannya.
"Sedangkan BLH bersama tim Karhutla Inhil senantiasa siap untuk segera turun langsung ke lokasi jika terjadi kebakaran hutan dan lahan. Sehingga untuk antisipasinya, BLH selalu berkoordinasi dengan camat dan aparat desa lainnya, guna meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan," terangnya.
Selain itu, BLH Kabupaten Inhil juga sudah bekerjasama dengan pihak perusahaan dengan membentuk Kelompok Peduli Api (KPA), yang bertugas memberi penyuluhan kepada masyarakat, khususnya para petani tentang kerugian membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
"Kita imbau para petani untuk tidak melakukan pembakaran lahan, karena dampak yang akan ditimbulkan nantinya sangat besar, seperti munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Alka, warga Kecamatan Tembilahan Hulu yang ditemui menjelaskan, bahwa saat ini ketebalan kabut asap belum begitu mengganggu aktifitasnya, walau jarak pandang masih cukup jauh dan tidak begitu mempengaruhi penglihatan, tapi pedih di hidung dan mata terasa mengganggu.
"Kabut asap ini memang cukup tebal pada pagi hari, tetapi menjelang siang sudah mulai berkurang dan akhirnya hilang, namun tetap memedihkan mata dan hidung jika kita berkendara," ujarnya. (fad)