Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir - Negeri Seribu Jembatan - Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
 
Indra: Inhil Harus Bisa Kembali Swasembada Beras
Jumat, 24/05/2013 - 10:09:55 WIB
 
TEMBILAHAN - Berangkat dari semakin pentingnya menumbuhkan beragam komoditi pangan dan ekonomi, Bupati Inhil DR Indra M Adnan menegaskan tegadnya untuk mengembalikan Inhil sebagai salah satu penghasil beras di Riau.

"Beberapa dekade sebelumnya, Kabupaten Inhil memang pernah dikenal sebagai salah satu lumbung berasnya Riau. Namun, predikat tersebut kian luntur seiring berkurangnya lahan bercocok tanam padi, karena beberapa faktor, seperti alih fungsi lahan kepada perkebunan, dan mengingat banyaknya persoalan perkebunan belakangan ini kita seharusnya bisa mengembalikan swasembada beras, karena lahan kita masih sangat cukup untuk itu," tekad Bupati.

Yang menjadi menjadi perhatiannya adalah persoalan pangan yang tidak bisa dianggap sepele karena merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Selain meluncurkan banyak program lewat Satuan Kerja terkait, Pemkab Inhil juga mengajak kepada warga yang sudah meraih gelar sarjana di bidang pertanian untuk turut serta menyumbangkan ilmunya dalam mengembangkan sektor pertanian.

Dijelaskan Bupati, bercocok tanam padi juga menguntungkan, karena hanya dibutuhkan waktu beberapa bulan untuk panennya. Bahkan bisa dilakukan dua kali dalam setahunnya. Namun, selama ini diakuinya warga banyak yang berpindah dengan tanaman keras lain yang dipandang lebih menguntungkan.

"Kalau persoalan pangan sudah bisa diatasi. Untuk melakukan langkah selanjutnya bakal lebih mudah. Oleh karena itu, kita semua harus berusaha meningkatkan produktivitas gabah daerah inim," tutur Indra.

Selanjutnya, kepada warga pemilik lahan pertanian, Bupati mengimbau agar tidak mengalihfungsikan lahannya menjadi lahan pertanian tanaman lain, dan kepada kalangan intelektual bidang pertanian juga diharapkan mencari solusi bagaimana caranya meningkatkan produktivitas gabah dan hasil panen.

Sementara itu, beberapa kali panen raya yang dilakukan Pemkab Inhil pada daerah sentra penghasil gabah, seperti Reteh, Keritang dan Batang Tuaka dimaksudkan sebagai salah satu upaya menstimulasi petani agar terus giat mempertahankan lahan pertaniannya dan berupaya maksimal mengolah lahan yang dimiliki.

Petani yang tetap berusaha mempertahankan lahan pertaniannya disebut Bupati layak mendapatkan keuntungan, seperti mendapat kemudahan dalam memperoleh pupuk bersubsidi maupun program lain yang sifatnya memberdayakan dan meningkatkan produktivitas.

"Kepada Satker terkait harus serius dalam membina petani dan menjalankan programnya. Keseriusan itu harus ditunjukan secara nyata di lapangan, tidak hanya sekadar penyampaian laporan," pungkasnya.(fad)
 

Selasa, 17/12/2013 - 22:28:19 WIB
DWP Harus Ikut Serta Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 16/12/2013 - 23:28:56 WIB
TPP Insel Temui Kabag Tapem dan DPRD Riau

Senin, 16/12/2013 - 23:24:28 WIB
Bupati Canangkan Penanaman Satu Milyar Pohon

Sabtu, 14/12/2013 - 21:12:17 WIB
Bupati Canangkan Gerakan Jum'at Bersih

Kamis, 12/12/2013 - 23:41:05 WIB
Bupati Komit Kembalikan Tembilahan Menjadi Kota IBADAH

Rabu, 11/12/2013 - 09:25:32 WIB
Insel Mulai Nampak Titik Terang

Selasa, 10/12/2013 - 22:48:11 WIB
BP3AKB Inhil Gelar Pelatihan Tata Rias Kecantikan

Senin, 09/12/2013 - 16:35:01 WIB
Disporabudpar Gelar Workshop Seni Tari dan Musik

Minggu, 08/12/2013 - 18:33:55 WIB
Setiap Warga Negara Berhak Dapat Akses Informasi Publik

Sabtu, 07/12/2013 - 14:30:21 WIB
Ibukota Kecamatan di Inhil Harus Miliki Jalan Memadai

Jumat, 06/12/2013 - 14:52:25 WIB
Bupati Silaturahmi dengan Pedagang Kakilima dan Tukang Parkir

Kamis, 05/12/2013 - 19:19:32 WIB
Bupati Inhil Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Rabu, 04/12/2013 - 22:12:56 WIB
Wabup Buka Pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa

Rabu, 04/12/2013 - 22:11:05 WIB
40 Gapoktan Ikuti Pelatihan Penggunaan Dana BLM-PUAP

Rabu, 04/12/2013 - 22:07:52 WIB
Kades Dituntut Rp1 Miliar oleh Warganya

 
HOME | UTAMA | INDEX BERITA INHIL
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2012