Inhil Nihil Titik Api
Kabut Asap Kiriman Selimuti Kota Tembilahan
Kamis, 23/05/2013 - 11:28:49 WIB
TEMBILAHAN - Meskipun tidak ditemukan adanya titik api, namun di Kabupaten Inhil, khususnya di Kota Tembilahan dan sekitarnya diselimuti kabut asap yang cukup tebal.
Terkait kondisi tersebut, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil memastikan, bahwa kabut asap itu merupakan kiriman dari kabupaten kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Pelalawan.
"Berdasarkan pantauan Satelit NOAA 18 pada Selasa (21/5) kemarin, di Inhil diketahui tidak terdapat titik api. Sehingga, bisa dipastikan kabut asap yang ada saat ini adalah kiriman dari daerah lain, yakni paling banyak dari Rohil dan Pelalawan," tutur Kepala Bidang Kerusakan Lingkungan BLH Kabupaten Inhil, Ardi Yusuf , Rabu (22/5).
Kendati demikian, lanjut Ardi, untuk mencegah timbulnya titik api di Kabupaten Inhil, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan peduli terhadap api, yaitu tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan di lingkungannya.
"Sedangkan BLH bersama tim Karhutla Inhil senantiasa siap untuk segera turun langsung ke lokasi jika terjadi kebakaran hutan dan lahan. Sehingga untuk antisipasinya, BLH selalu berkoordinasi dengan camat dan aparat desa lainnya, guna meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan," terangnya.
Selain itu, BLH Kabupaten Inhil juga sudah bekerjasama dengan pihak perusahaan dengan membentuk Kelompok Peduli Api (KPA), yang bertugas memberi penyuluhan kepada masyarakat, khususnya para petani tentang kerugian membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
"Kita imbau para petani untuk tidak melakukan pembakaran lahan, karena dampak yang akan ditimbulkan nantinya sangat besar, seperti munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Anto, warga Kecamatan Tembilahan Hulu yang ditemui menjelaskan, bahwa saat ini ketebalan kabut asap belum begitu mengganggu aktifitasnya, karena jarak pandang masih cukup jauh dan tidak begitu mempengaruhi penglihatan.
"Kabut asap ini memang cukup tebal pada pagi hari, tetapi menjelang siang sudah mulai berkurang dan akhirnya hilang," ujarnya. (fad)