Hadang Rampok, Tengku Bersimbah Darah
Senin, 08/10/2012 - 09:03:34 WIB
TEMBILAHAN - Tengku (35), warga estate Tayuman, PT Tabung Haji Indonesia Plantations (PT THIP), Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran menderita luka cukup serius akibat keberaniannya menghadang perampok yang menyatroni kediamannya.
Dari keterangan yang diperoleh, Sabtu (6/10) lalu, sekitar pukul 01.00 WIB, ketika Tengku yang memiliki Warung Serba Ada (Waserda) di perusahaan sawit ini dan isterinya, Reza sedang tertidur dikejutkan oleh suara orang masuk ke dalam kamar tidur melalui jendela.
Mengetahui aksinya diketahui korban, pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan parang, melihat pelaku menyerang, korban melakukan perlawanan. Sehingga saat itu ia dan isterinya menjadi korban pembacokan pelaku yang kalap.
"Waktu kejadian tetangga sempat datang ke rumah pak Tengku, namun saat itu pintu rumahnya dikunci, sehingga warga menyangka mereka hanya bertengkar biasa saja. Namun saat pembantunya membuka pintu, barulah tahu bahwa terjadi perampokan dirumahnya," ungkap Junaidi, orang kepercayaan korban, Sabtu (6/10) di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Ketika warga mulai berdatangan dan merasa aksinya diketahui, pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang langsung kabur tanpa sempat membawa barang-barang berharga dari warung korban.
Namun akibat aksinya, korban dan isterinya yang menderita luka parah di beberapa bagian tubuh dan mereka langsung dilarikan ke klinik terdekat. Namun karena parahnya luka mereka, maka paginya langsung dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk menjalani operasi.
Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Paur Humas, Ipda agus Sihombing ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini, "Kasus ini saat ini sedang ditangani pihak Polsek Pelangiran, petugas saat ini sedang melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan korban," sebutnya. (fad)