Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir - Negeri Seribu Jembatan - Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
 
Peringati Hari Tani Nasional Di Inhil
Salah Seorang Anggota Dewan Menangis di Ruang Rapat
Selasa, 25/09/2012 - 05:42:15 WIB
 
TEMBILAHAN - Terkait dengan terjadinya beberapa permasalahan yang menimpa petani Inhil, salah seorang anggota Komisi II DPRD Inhil menangis dalam ruang rapat dan memilih untuk duduk di barisan mahasiswa.

Hal ini terjadi saat puluhan mahasiswa Pertanian Universitas Islam Indragiri (UNISI) menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh, Senin (24/9).

Mahasiswa yang mendatangi gedung DPRD Kabupaten Inhil tersebut meminta agar para DPRD khususnya Komisi II yang membidangi Pertanian dan Perkebunan dapat memperhatikan kesejahteraan para petani,khususnya petani kelapa yang kian hari kian melarat.

Seperti yang disampaikan Jumiardi, koordinator aksi mengatakan bahwa saat ini kebijakan di Kabupaten Inhil tidak yang mengarah kepada kesejahteraan petani khususnya para petani kelapa, padahal hampir 70 persen masyarakat Inhil merupakan petani kelapa.

Bahkan hingga saat ini harga beli hasil kebun petanipun tidak lagi dinilai layak dan sesuai dengan kerja petani yang dilakukan petani.

"Sempena Hari Tani Nasional ini, kita meminta para anggota dewan untuk mendesak pemerintah agar memperhatikan mensejahterakan dan kehidupan petani, karena dinilai sudah berlarut-larut," ujar Jumiardi.

Mendengar tuntutan mahasiswa tersebut, Edy Sindranng salah seorang anggota Komisi II DPRD Inhil langsung mencucurkan air mata dan memilih bergabung dengan kerumunan mahasiswa dan meminta kepada Ketua Komisi II yang hadir dalam pertemuan itu agar dapat betul-betul menanggapi permasalahan tersebut.

"Disini saya bicara bukan sebagai wakil rakyat lagi, tetapi sebagai rakyat khususnya petani yang meminta agar permasalahan petani kelapa ini secepatnya diselesaikan, karena permasalahan ini menyangkut hidup masyarakat Inhil ke depanya," pintanya.

Edy juga mengatakan, dengan kondisi saat ini, sudah banyak para petani yang memilih untuk menjadi buruh kasar dari pada bergantung kepada hasil jual kebunya. Hal ini menununjukan permasalahan ini sudah sangat besar dan dapat mengancam kelangsungan hidup para petani yang merupakan sebagian besar masyarakat Inhil. (fad)
 

Selasa, 17/12/2013 - 22:28:19 WIB
DWP Harus Ikut Serta Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 16/12/2013 - 23:28:56 WIB
TPP Insel Temui Kabag Tapem dan DPRD Riau

Senin, 16/12/2013 - 23:24:28 WIB
Bupati Canangkan Penanaman Satu Milyar Pohon

Sabtu, 14/12/2013 - 21:12:17 WIB
Bupati Canangkan Gerakan Jum'at Bersih

Kamis, 12/12/2013 - 23:41:05 WIB
Bupati Komit Kembalikan Tembilahan Menjadi Kota IBADAH

Rabu, 11/12/2013 - 09:25:32 WIB
Insel Mulai Nampak Titik Terang

Selasa, 10/12/2013 - 22:48:11 WIB
BP3AKB Inhil Gelar Pelatihan Tata Rias Kecantikan

Senin, 09/12/2013 - 16:35:01 WIB
Disporabudpar Gelar Workshop Seni Tari dan Musik

Minggu, 08/12/2013 - 18:33:55 WIB
Setiap Warga Negara Berhak Dapat Akses Informasi Publik

Sabtu, 07/12/2013 - 14:30:21 WIB
Ibukota Kecamatan di Inhil Harus Miliki Jalan Memadai

Jumat, 06/12/2013 - 14:52:25 WIB
Bupati Silaturahmi dengan Pedagang Kakilima dan Tukang Parkir

Kamis, 05/12/2013 - 19:19:32 WIB
Bupati Inhil Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Rabu, 04/12/2013 - 22:12:56 WIB
Wabup Buka Pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa

Rabu, 04/12/2013 - 22:11:05 WIB
40 Gapoktan Ikuti Pelatihan Penggunaan Dana BLM-PUAP

Rabu, 04/12/2013 - 22:07:52 WIB
Kades Dituntut Rp1 Miliar oleh Warganya

 
HOME | UTAMA | INDEX BERITA INHIL
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2012