Nasib Perkebunan Kelapa Inhil
Memprihatinkan, Produksi Kurang, Harga pun Menurun
Senin, 10/09/2012 - 19:43:59 WIB
TEMBILAHAN – Semenjak belum bisa diatasinya intrusi air laut yang telah merendam perkebunan kelapamasyarakat Inhil, produksi buah kelapa juga ikut menurun, seperti yang terjadi di Desa Bekawan, Kecamatan Mandah.
Selain persoalan itu, harga kelapa dipasaran juga tidak bisa membantu warga yang telah kekurangan hasil kebun, pasalnya saat ini harga kelapa kembali turun setelah beberapa waktu yang lalu sudah sempat naik yakni Rp 2500-3000/butir. Tapi kenaikan itu tidak berlangsung lama, karena sudah menurun sampai Rp 1000/butir.
Salah seorang petani kebun kelapa di Mandah, Maryanto menceritakan biasanya produksi kelapa yang ada di kebunnya sebanyak 1 bidang (25 m2-red), sejak beberapa waktu ini produksi terus mengalami penurunan.
"Sekarang produksi kelapa hanya sekitar 800 butir saja setiap panen tiga bulan sekali, padahal sebelumnya separoh kebun saya dulunya bisa berproduksi 6000 butir selama tiga bulan, jadi hasil saat ini sudah tidak sampai setengah hasil ketika kebun tidak terendam," ujar Maryanto.
Kondisi ini diperparah semenjak adanya serangan hama kumbang yang mengerogoti pohon kelapa. Sehingga bisa dipastikan kelapa tidak akan berbuah lagi karena daunya habis d