Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir - Negeri Seribu Jembatan - Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
 
Nihil Titik Api, Kabut Asap Makin Tebal
Jumat, 07/09/2012 - 09:12:38 WIB
 
TEMBILAHAN - Meskipun tidak ditemukan adanya titik api, namun di Kabupaten Inhil diselimuti kabut asap yang cukup tebal. Terkait kondisi tersebut, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Inhil tidak bisa memastikan dari mana datangnya kabut asap yang sudah terlihat sejak kemarin dan mulai mengganggu aktifitas warga.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Inhil, Darussalam mengatakan, berdasarkan pantauan Satelit NOAA 18 pada Rabu (5/9), di Kabupaten Inhil tidak ditemukan adanya titik api, sehingga tidak diketahui dari mana asalnya kabut asap tersebut

"Menurut pantauan satelit, kemarin di Inhil nihil titik api. Jadi, kita tidak tahu apakah kabut asap ini berasal dari kebarakan hutan atau lahan dari daerah kita atau kiriman daerah tetangga," tutur Darussalam, Kamis (6/9).

Dijelaskannya, untuk mengantisipasi semakin tebalnya kabut asap dan mengetahui dari mana sumber munculnya kabut asap tersebut, pihaknya sudah membentuk tim yang turun langsung kelapangan untuk melihat dan mengecek langsung kondisi yang sebenarnya terjadi.

"Kita telah mengirim tim ke Kecamatan Kempas dan Keritang, yang merupakan tepat paling sering terjadi kebakaran, dan kita juga telah berkoordinasi dengan aparat desa untuk memantau titik api, sehingga apabila ditemukan adanya titik api, maka akan bisa langsung dipadamkan," terangnya.

Selain itu, BLH Kabupaten Inhil juga sudah bekerjasama dengan pihak perusahaan dengan membentuk Kelompok Peduli Api (KPA) yang bertugas memberi penyuluhan kepada masyarakat, khususnya para petani tentang kerugian membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

"Kita imbau para petani untuk tidak melakukan pembakaran lahan, karena dampak yang akan ditimbulkan nantinya sangat besar, seperti munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat," imbaunya.

Sementara itu, iyan, warga Kota Tembilahan yang ditemui menjelaskan, bahwa saat ini ketebalan kabut asap tidak mengganggu aktifitasnya, karena jarak pandang masih sekitar setengah hingga satu kilometer.

"Kabut asap ini memang cukup tebal pada pagi hari, tetapi menjelang siang sudah mulai berkurang, dan sayapun masih tetap dapat menyeberangkan para penumpang menggunakan kapal motor (pompong, red) milik saya ini," kata Iyan, yang berprofesi sebagai penambang di Sungai Indragiri Tembilahan. (fad)
 

Selasa, 17/12/2013 - 22:28:19 WIB
DWP Harus Ikut Serta Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 16/12/2013 - 23:28:56 WIB
TPP Insel Temui Kabag Tapem dan DPRD Riau

Senin, 16/12/2013 - 23:24:28 WIB
Bupati Canangkan Penanaman Satu Milyar Pohon

Sabtu, 14/12/2013 - 21:12:17 WIB
Bupati Canangkan Gerakan Jum'at Bersih

Kamis, 12/12/2013 - 23:41:05 WIB
Bupati Komit Kembalikan Tembilahan Menjadi Kota IBADAH

Rabu, 11/12/2013 - 09:25:32 WIB
Insel Mulai Nampak Titik Terang

Selasa, 10/12/2013 - 22:48:11 WIB
BP3AKB Inhil Gelar Pelatihan Tata Rias Kecantikan

Senin, 09/12/2013 - 16:35:01 WIB
Disporabudpar Gelar Workshop Seni Tari dan Musik

Minggu, 08/12/2013 - 18:33:55 WIB
Setiap Warga Negara Berhak Dapat Akses Informasi Publik

Sabtu, 07/12/2013 - 14:30:21 WIB
Ibukota Kecamatan di Inhil Harus Miliki Jalan Memadai

Jumat, 06/12/2013 - 14:52:25 WIB
Bupati Silaturahmi dengan Pedagang Kakilima dan Tukang Parkir

Kamis, 05/12/2013 - 19:19:32 WIB
Bupati Inhil Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Rabu, 04/12/2013 - 22:12:56 WIB
Wabup Buka Pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa

Rabu, 04/12/2013 - 22:11:05 WIB
40 Gapoktan Ikuti Pelatihan Penggunaan Dana BLM-PUAP

Rabu, 04/12/2013 - 22:07:52 WIB
Kades Dituntut Rp1 Miliar oleh Warganya

 
HOME | UTAMA | INDEX BERITA INHIL
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2012