Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir - Negeri Seribu Jembatan - Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
 
PT Palma I Dinilai Lecehkan Pemkab Inhil
Kamis, 06/09/2012 - 16:58:01 WIB
 
TEMBILAHAN - Kelompok Tani Selamat Desa Pancur, Keritang meminta Pemkab Inhil untuk bertindak tegas menghentikan aktifitas sementara PT Palma I. Pasalnya, sampai ini pihak perusahaan tidak mengindahkan, bahkan melecehkan surat dari Pemkab Inhil.

Kuasa Hukum Gabungan Kelompok Tani Selamat Desa Pancur, Zainuddin SH mengatakan, sampai saat ini pihak PT Palma I tidak mentaati surat peringatan dari Pemkab Inhil untuk menghentikan sementara aktifitas mereka di lapangan sampai permalahan sengketa lahan dengan warga tuntas.

Faktanya, ujar Zainuddin, sampai hari ini PT Palma I tidak mengindahkan surat Pemkab Inhil ini. Bahkan, para pekerjanya terus melakukan aktifitas penanaman di lokasi konflik dengan dikawal 20-30 diduga orang bayaran untuk mengawal aktifitas karyawannya.

"Maka, pada hari ini (Kamis, 6/9/12, red) kita mengirimkan surat kepada Bupati Inhil agar bertindak tegas menghentikan sementara aktifitas PT Palma I sampai sengketa lahan dengan petani selesai," ungkap Zainuddin Acang, SH kepada wartawan, Kamis (6/9).

Surat ini juga ditembuskan kepada Kapolres Inhil, Dandim 0314/ Inhil, Ketua DPRD Inhil, Ketua Komisi I DPRD Inhil, Kepala Satpol PP Pemkab Inhil, Camat Keritang, Kepala Desa Pancur dan Ketua Gapoktan Selamat.

Lanjut advokat yang getol memperjuangkan lahan masyarakat yang diserobot perusahaan ini, jelas-jelas perbuatan PT Palma I ini perbuatan melawan hukum, karena telah mengangkangi Surat Pemkab Inhil Nomor: 100/Adm.Pum/VII/2012/24.38 tertanggal 30 Juli 2012 lalu yang ditandatangani Sekdakab Inhil, Alimuddin RM.

Ketua Kelompok Tani Selamat Desa Pancur, Ahmad Rizal Zuhdi membenarkan bahwa para pekerja PT Palma I terus mengadakan aktifitas di lokasi sengketa.

"Ya, para pekerja PT Palma I terus melakukan aktifitas di lapangan, pekerjaan mereka dikawal 20-30 diduga orang bayaran perusahaan ini. Kami khawatir aktifitas mereka ini memancing terjadinya konflik dengan petani di lapangan," tegas Ahmad. (fad)
 

Rabu, 18/12/2013 - 21:49:36 WIB
Kinerja RSUD Tembilahan Menuai Protes

Selasa, 17/12/2013 - 22:28:19 WIB
DWP Harus Ikut Serta Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 16/12/2013 - 23:28:56 WIB
TPP Insel Temui Kabag Tapem dan DPRD Riau

Senin, 16/12/2013 - 23:24:28 WIB
Bupati Canangkan Penanaman Satu Milyar Pohon

Sabtu, 14/12/2013 - 21:12:17 WIB
Bupati Canangkan Gerakan Jum'at Bersih

Kamis, 12/12/2013 - 23:41:05 WIB
Bupati Komit Kembalikan Tembilahan Menjadi Kota IBADAH

Rabu, 11/12/2013 - 09:25:32 WIB
Insel Mulai Nampak Titik Terang

Selasa, 10/12/2013 - 22:48:11 WIB
BP3AKB Inhil Gelar Pelatihan Tata Rias Kecantikan

Senin, 09/12/2013 - 16:35:01 WIB
Disporabudpar Gelar Workshop Seni Tari dan Musik

Minggu, 08/12/2013 - 18:33:55 WIB
Setiap Warga Negara Berhak Dapat Akses Informasi Publik

Sabtu, 07/12/2013 - 14:30:21 WIB
Ibukota Kecamatan di Inhil Harus Miliki Jalan Memadai

Jumat, 06/12/2013 - 14:52:25 WIB
Bupati Silaturahmi dengan Pedagang Kakilima dan Tukang Parkir

Kamis, 05/12/2013 - 19:19:32 WIB
Bupati Inhil Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Rabu, 04/12/2013 - 22:12:56 WIB
Wabup Buka Pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa

Rabu, 04/12/2013 - 22:11:05 WIB
40 Gapoktan Ikuti Pelatihan Penggunaan Dana BLM-PUAP

 
HOME | UTAMA | INDEX BERITA INHIL
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2012