Progres Pembangunan Venue Futsal
Sudah Masuk Pengerjaan Kerangka Atap
Selasa, 31/07/2012 - 20:17:16 WIB
TEMBILAHAN - Persiapan Kabupaten Indragiri Hilir sebagai tuan rumah pelaksanaan PON XVIII Riau untuk Cabang Olahraga Futsal terus digesa, khususnya pembangunan Venue Futsal yang terletak di belakang stadion Beringin Tembilahan, yang hingga saat ini pengerjaannya sudah mencapai pengerjaan rangka atap.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Inhil yang juga PB PON XVIII Inhil, H Alimuddin RM, dimana menurutnya Inhil sangat optimis bisa menuntaskan semua sarana dan prasarana persiapan PON pada waktu yang telah ditetapkan.
"Sejauh ini kita sangat optimis bisa menuntaskan pembangunan venue, karena saat ini sudah dalam pengerjaan rangka atap, disamping mengerjakan tribun, sedangkan persiapan lain juga telah kita koordinasikan dengan baik," ungkap Alimuddin RM, Selasa (31/7).
Hal senada juga disampaikan Divisi Pembangunan atau Safety Officer (SO) PT Wijaya Karya, Andryanto yang mengatakan bahwa hingga kini progress pembangunan Venue Futsal sudah mencapai tahap akhir dan akan terus menggesa pembangunan Venue ini, agar bisa selesai tepat pada waktu yang ditentukan untuk uji coba, tuturnya.
Dikatakannya, untuk mencapai target tersebut, pihaknya telah menambah tenaga kerja, sehingga seluruh pekerja yang ada saat ini sudah berjumlah sekitar 300 pekerja. Dengan harapan pembangunan Venue Futsal dapat terus dilaksanakan dan tidak terhenti.
"Agar bisa menuntaskan pembangunan Venue ini sesuai target, kita telah mengoptimalkan pengerjaannya, yakni dengan waktu pengerjaan selama 24 jam, terdiri dari 3 shift, yang setiap harinya kita usahakan pengerjaan minimal 50 kubik, dan kita optimis Venue ini akan selesai tepat waktu," tambahnya.
Terkait dengan kendala-kendala yang dihadapi pada pelaksanaannya, Andryanto menjelaskan, bahwa untuk ketersediaan bahan baku tidak ada masalah dan dirasa cukup, karena diambil dari Jakarta. Hanya saja, yang menjadi kendala adalah pendistribusian barang-barang yang dibutuhkan untuk pembangunan Venue tersebut, belum lagi cuaca yang kurang mendukung dan mati lampu.
"Dikarenakan jalan disini berlahan gambut, jadi agak labil dan mudah amblas. Oleh karena itu, kita telah mengurangi beban angkutan dari 40 ton menjadi 30 ton. Selain itu, kita juga telah menyediakan mesin genset, untuk persiapan saat mati lampu," terangnya.
Pantauan di lapangan, terlihat para pekerja terus menggesa pembangunan Venue Futsal tersebut, dan tiang-tiang lantai dasar juga sudah didirikan dan dilakukan pengecoran, begitu juga untuk tribun penonton, terlihat sudah mulai terlihat.
"Ke depan, yang kita minta hanya dukungan dan pikiran positif serta optimis dari semua pihak untuk kelancaran pembangunan Venue ini," harap Andryanto. (fad)