LDK, ITC dan OSIS se Tembilahan Gelar Ramadhan Fair
Minggu, 29/07/2012 - 20:30:20 WIB
TEMBILAHAN - Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Unisi Tembilahan bekerjasama dengan Islamic Training Center (ITC) Tembilahan serta pengurus Rohis dan OSIS se Kota Tembilahan menggelar Islamic Ramadhan Fair, di Aula Rektorat Unisi Tembilahan, Sabtu (28/7).
Pembina LDK Al Muqtadir Unisi Tembilahan, Jaroji dalam sambutannya saat membuka acara tersebut mengatakan, bawhwa penanaman nilai-nilai Islami sudah harus diterapkan kepada para remaja sejak masih usia dini. Hal itu dilakukan sebagai pegangan mereka agar tidak terjerat dalam perbuatan yang melanggar peraturan agama.
"Penanaman nilai agama yang selalu diterapkan ketika di bangku pendidikan merupakan salah satu modal untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupan selanjutnya," tutur Jaroji.
Menurutnya, dalam penerapan ilmu agama yang diberikan para pengajar, harus dapat dikembangkan peserta didik untuk mencapai keberhasilan. Dimana keberhasilan itu tidak hanya sebuah kesuksesan dalam kehidupan, tetapi juga dengan membantu dan menolong orang lain.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada remaja tentang dunia Islami, dan hendaknya para remaja saat ini tidak hanya menerapkan Islam itu pada saat di mesjid saja, tetapi di dalam kehidupan sehari-hari juga tidak boleh melepaskan nilai-nilai keislaman," tambahnya.
Koordinator ITC Tembilahan, Suryadi menjelaskan, bahwa kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta dari utusan SMA, MA dan SMK se-Kota Tembilahan tersebut akan dilaksanakan dari tanggal 28 Juli hingga 5 Agustus 2012 mendatang, dengan mengangkat tema "Ramadhan menuju kebangkitan remaja Islam".
"Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada Islamic Ramadhan Fair tahun ini meliputi, Pesantren Kilat Ramadhan, Lomba Majalah Dinding, Lomba Da’i Idola Remaja, Bincang Syariah dan buka puasa bersama," terangnya.
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah dalam rangka memeriahkan Bulan Suci Ramadhan dan mensyiarkan agama Islam di tengah-tengah remaja sebagai generasi penerus bangsa, sehingga terhindar dari perbuatan yang melanggar aturan agama, seperti pergaulan dan seks bebas, penyalahgunaan narkoba, tauran dan lain sebagainya.
"Kita berharap, para remaja mampu memahami Islam dengan benar dan menjadikan Islam sebagai solusi dari berbagai permasalahan dan persoalan yang timbul saat ini," imbuhnya. (fad)