Kesadaran Warga Masih Minim,
Sebanyak 331 Pelanggar Terjaring Operasi Simpatik
Sabtu, 09/06/2012 - 09:55:12 WIB
TEMBILAHAN - Selama kurang lebih sepekan digelarnya Operasi Simpatik oleh Jajaran Sat Lantas Polres Inhil, sedikitnya sudah ada 331 pelanggar yang terkena teguran, baik secara lisan maupun tertulis oleh petugas. Teguran tersebut diberikan karena para pengendara kendaraan bermotor melanggar tata tertib peraturan lalu lintas.
Dari jumlah tersebut, menunjukan bahwa rasa kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas di jalan raya sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas yang berlaku, khususnya bagi masyarakat di Kota Tembilahan terlihat masih minim.
Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kasat Lantas, AKP Suratman, Jum'at (8/6) mengatakan, sejak dilaksanakannya Operasi Simpatik di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Tembilahan, ternyata masih banyak ditemukan para pengendara yang belum bisa menunjukan kelengkapan kendaraan bermotornya sesuai dengan mekanisme yang ada.
"Sampai hari ini (kemarin, red), pelaksanaan Operasi Simpatik oleh petugas sudah berhasil menegur sebanyak 331 pengendara roda dua, dari jumlah teguran yang dilakukan petugas mulai pelanggaran SIM, STNK dan kelengkapan lainnya. Angka pelanggaran ini menunjukan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas terlihat masih kurang," tutur Suratman.
Dijelaskannya, selama Opersai Simpatik berlangsung, hampir 50% petugas hanya memberi tindakan presuasif kepada masyarakat yang melanggar aturan lalu lintas. Kemudian, sekitar 40 persen lagi, petugas memberi pembelajaran bagi warga tentang bagaimana cara yang benar mengendarai kendaraan bermotor sesuai dengan undang-undang lalu lintas yang berlaku, dan sisanya dengan memberi tindakan tilang jika mereka terjaring melanggar aturan yang berat.
"Operasi Simpati ini akan dilakukan selama 21 hari, yang dimulai pada Jum'at (1/6) kemarin hingga Kamis (21/6) mendatang. Khusus di Kota Tembilahan, lokasi dan waktunya berpindah-pindah, seperti di Jalan Sudirman, Jalan M Boya, Jalan Baharudin Yusuf, Jalan Swarna Bumi dan bebepara ruas jalan dalam kota lainnya," terangnya.
Ditambahkannya, Operasi Simpatik tersebut juga merupakan salah satu program dalam rangka untuk mengendalikan Kamtibmas maupun Kamseltibcar Lantas di tengah-tengah masyarakat.
"Dalam pelaksanaannya dilapangan, tentu mengedepankan pola preventif, edukatif dengan pola Operasi yang bersifat Represif, namun tetap mengedepankan selektif dan simpatik," imbuhnya.
(fad)