Biomassa Keritang dan Kempas Sudah Beroperasi
Selasa, 29/05/2012 - 09:21:42 WIB
TEMBILAHAN - Rencana Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk mengembangkan sumber energi biomassa di beberapa kecamatan yang memilki bahan baku mulai berjalan dengan baik.
Pasalnya, bahan baku biomasa seperti pelepah kelapa sawit tersebut sudah mulai dilaksanakan di Kempas Dan Keritang sejak mulai digulirkan pada tahun 2011 silam.
Untuk memperlancar jalannya program ini, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), meminta kepada petani kelapa sawit yang memiliki bahanya, tidak melakukan penjualan bahan baku boimassa terlalu tinggi dan mahal.
"Kalau harga jualnya tidak tinggi, mereka juga akan diuntungkan, sebab, kita sudah melakukan penjajakan dengan PT PLN khusunya wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk memanfaatkan hal ini," kata Kepala Distamben Inhil, H Encik Kamal Syahidra.
Jelas Encik Kamal, jika nanti sudah ada sambungan PLN di Kecamatan Keritang dan Kempas, pihak PLN bisa melakukan pembelian per-KWH. Hanya saja yang menjadi persoalan bahan bakunya jangan dijual terlalu mahal, sehingga biaya oprasionalnya bisa ditekan.
Diakui Encik Kamal, pihaknya memang belum melakukan kerja sama permanen, namun pihak PLN sudah melakukan peninjauan ke daerah Keritang dan Kempas, sehingga sangat besar peluang untuk berkembang.
Ketika ditanya, mengenai daerah-daerah yang memiliki potensi untuk dijadikan pengembangan energi biomasa, Endik mengatakan bahwa Utara Inhil juga memilki potensi yang tidak kalah dengan daerah Selatan.
"Saat ini kita lebih intensif melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaatkan dan keuntungan energi ini,selain itu juga perlu diketahui warga tentang seluk beluk pengembangan energi ini agar penggunaan dan penerapannya tidak menjadi permasalahan dibelakangan hari, khususnya untuk bahan baku," jelasnya. (fad)