Juli, 800 JCH Inhil Jalani Tes Kesehatan
Senin, 28/05/2012 - 09:44:12 WIB
TEMBILAHAN - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rasul Alim, mengatakan Juli 2012 mendatang sebanyak 800 Jemaah Calon Haji (JCH) akan menjalani pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan kesehatan akan dibagi menjadi dua tahap Rasul berharap JCH harus benar-benar sehat fisik dan mental, agar dalam pelaksanaanya nati semua dapat berjalan dengan lancar.
Untuk tahap pertama, pemeriksaaan kesehatan dilakukan di setiap puskesmas di wilayah Kecamatan dimana para JCH tersebut berada.
Kemudian untuk tahap selanjutnya, JCH menjalanni pemeriksaan kesehatan (regionalisasikan, red) di beberapa rumah sakit yang nantinya akan di tunjuk untuk melakukan pemeriksaan JCH.
"Langkah ini kita ambil guna mengefektifkan waktu. Sehingga nantinya tidak ada jamaah yang dites secara terpusat. Dan pemeriksaan tahap ke dua akan di lakukan di rumah sakit, bisa di Rumah Sakit Guntung dan Rumah Sakit Pulau Kijang dan Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan," ujar Rasul.
Lanjutnya, pemeriksanaan kesehatan JCH dapat dilaksanakan pada bulan Juli 2012, sebelum memasuki bulan Puasa. Oleh sebab itu, dikawatirkan jika pemerisaan kesehatan dilakukan pada satu tempat akan memakan waktu lama.
Adapun item-item chek kesehatan tersebut, pemeriksaan darah, konsultasi kesehatan dokter, pemberian obat, serta pemberian
vaksin anti meningitis dan anti influensa.
"Tujuanya agar JCH bisa melakukan pemeriksaan ulang. Kalau memang mereka benar-benar kurang sehat, sehingga saat berangkat tidak mengalami masalah," tuturnya.
Untuk keperluan tersebut, Diskes sudah mempersiapakan 4 Dokter Umum dan beberapa dDokter Spesialis serta tenaga medis lainya. "Kalau Dokter Spesialis tentu kita sesuaikan dengan hasil pemeriksaan tahap awal yang dilakukan oleh Dokter Umum," jelasnya.
Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan rangkaian yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang medis, dan penetapan diagnosis serta pelaksanaan pembinaan sampai dengan JCH siap diberangkatakan ke Tanah Suci dengan kondisi sehat.
Selain itu, Diskes juga melakukan pengawasan seperti pendampingan pada Saat JCH memerlukan bantuan obat dan pendamping.
"Itu untuk kategori pendamping, sedangkan kategori tunda, JCH bisa dikatakan tidak layak diberangkatkan, atau bisa dikatakan penundaan keberangkatan," imbuhnya.(fad)