Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir - Negeri Seribu Jembatan - Menuju Inhil Berjaya dan Gemilang 2025
 
Pemkab Inhil Hanya Fasilitasi Petani dengan Perusahaan
Sabtu, 26/05/2012 - 10:36:59 WIB
 
TEMBILAHAN – Terkait aksi kedatangan puluhan Kepala Desa dari dua kecamatan, seperti Kecamatan Teluk Belengkong dan Kecamatan Pulau Burung, yang mendatangi kantor DPRD Indragiri Hilir Kamis (24/5) kemarin, untuk menyampaikan aspirasi bahwa pembelian harga kelapa terlalu rendah oleh pihak perusaan. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hanya bisa mempasilitasi, ke dua belah pihak itu.

Demikian dikatakan Asisten II Setdakab Inhil, H Syafrinal Hedy, Jumat (25/5). Menurut dia, Pemkab Inhil, hanya bisa mempasilitasi antara petani kelapa dengan pihak perusahaan pembeli hasil komoditi itu. "Karena belum mencapai kata sepakat, maka kita berkewajiban untuk memanggil kedua belah pihak, baik petani maupun perusahaan," ujar Sayfrinal Hedi.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Inhil, meminta kepada pihak-pihak diatas melakukan dialog, untuk menentukan ketetapan harga kelapa. Sebab, dalam menentukan harga kelapa pemerintah tidak memiliki kewenangan khsus untuk memutuskannya.

"Kalau harga, yang bisa memutuskan salah satunya mereka pengusaha. Artinya kita akan mencari win-win solution," paparnya.

Disini pihaknya juga berharap agar Pengusaha berupaya membuat kebijakan yang tidak merugikan lain pihak salah satuanya para petani kelapa. Demikian juga dengan masyarakat, tentu jika ini dapat dilaksanakan dengan baik, maka petani meraka terbantu. Kemudian, keterlibatan masyarakat sendiri, lanjut mantan Kepala Dinas Kehutanan Inhil itu, adalah melakukan suplai bahan baku seperti kelapa tersebut.

"Mudah-mudahan dalam pertemuan nanti (Jumat, red) sore kemarin, ada jalan keluar yang baik. Sebab, kita mewajibkan mereka datang dalam pertemuan nanti," tandasnya.

Ketika ditanyakan mengenai harga kelapa saat ini, diakui Sayfrinal Hedy, memang terjadi penurunan yang cukup besar. Namun dirinya tidak semata-mata bisa menyalahkan para perusahaan, karena selain dipengaruhi pasar dunia harga tersebut juga berpengaruh terhadap pluktuasi pertumbuhan ekonomi. Tapi meski bagai manapun Pemkab Inhil, akan mencari solusi yang tepat.

"Kita harapkan semua pihak dapat menyelsaikan persoalan ini dengan bermusyawarah, sehingga tetap pada koridor yang baik tanpa merugikan pihak-pihak lain, baik itu masyarakat atapun perusahaan," imbuhnya. (fad)
 

Selasa, 17/12/2013 - 22:28:19 WIB
DWP Harus Ikut Serta Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 16/12/2013 - 23:28:56 WIB
TPP Insel Temui Kabag Tapem dan DPRD Riau

Senin, 16/12/2013 - 23:24:28 WIB
Bupati Canangkan Penanaman Satu Milyar Pohon

Sabtu, 14/12/2013 - 21:12:17 WIB
Bupati Canangkan Gerakan Jum'at Bersih

Kamis, 12/12/2013 - 23:41:05 WIB
Bupati Komit Kembalikan Tembilahan Menjadi Kota IBADAH

Rabu, 11/12/2013 - 09:25:32 WIB
Insel Mulai Nampak Titik Terang

Selasa, 10/12/2013 - 22:48:11 WIB
BP3AKB Inhil Gelar Pelatihan Tata Rias Kecantikan

Senin, 09/12/2013 - 16:35:01 WIB
Disporabudpar Gelar Workshop Seni Tari dan Musik

Minggu, 08/12/2013 - 18:33:55 WIB
Setiap Warga Negara Berhak Dapat Akses Informasi Publik

Sabtu, 07/12/2013 - 14:30:21 WIB
Ibukota Kecamatan di Inhil Harus Miliki Jalan Memadai

Jumat, 06/12/2013 - 14:52:25 WIB
Bupati Silaturahmi dengan Pedagang Kakilima dan Tukang Parkir

Kamis, 05/12/2013 - 19:19:32 WIB
Bupati Inhil Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Rabu, 04/12/2013 - 22:12:56 WIB
Wabup Buka Pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa

Rabu, 04/12/2013 - 22:11:05 WIB
40 Gapoktan Ikuti Pelatihan Penggunaan Dana BLM-PUAP

Rabu, 04/12/2013 - 22:07:52 WIB
Kades Dituntut Rp1 Miliar oleh Warganya

 
HOME | UTAMA | INDEX BERITA INHIL
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2012