Ketua PN Pimpin Upacara Harkitnas
Selasa, 22/05/2012 - 10:40:12 WIB
TEMBILAHAN - Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan Djoni Witanto, SH, MH dalam membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, H. Tifatul Sembiring mengatakan bahwa Peringatan Harkitnas yang ke 104 tahun 2012 ini menjadi penting untuk moment kebangkitan bangsa.
Pentingnya terwujud apabila nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai persatuan dan kesatuan, nilai-nilai kejujuran dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri ke-Indonesia-an yang telah dipelopori para pendahulu melalui gerakan "Boedi Oetomo" dapat dijadikan suatu energi bagi langkah-langkah.
"Ke depan kita berharap mudah-mudahan semangat kebangkitan nasional yang telah dirintis oleh para pendahulu kita yang senantiasa kita peringati ini, tetap dan terus menjadi obor penerang dan pencerah bagi langkah anak bangsa menjaga dan mengembangkan konstruksi nasionalisme yang bercirikan ke-Indonesia-an sejati," ungkap Djoni, Senin (21/5).
Jelasnya, konstruksi nasionalisme yang berkarakter sebagai bangsa yang bermoral (relegius), karakter sebagai bangsa yang beradab, karakter sebagai bangsa yang bersatu, bangsa yang berdaya, dan karakter bangsa yang berpartisipasi, bagi kejayaan bangsa dan negara Indonesia mutlak terus diperjuangkan.
Menafsirkan Hari Kebangkitan Nasional kali ini adalah dengan meningkatkan ketahanan masyarakat (social resilience) yang menyatakan tahun ini telah lebih dari seratus tahun Indonesia berproses menjadi bangsa berdaulat dengan diwarnai berbagai pasang surut nilai kebangsaan seiring tuntutan zaman.
"Ini adalah hal yang mau tidak mau berada dalam proses kehidupan bangsa," katanya.
Djoni menambahkan, berbagai ancaman terhadap bangsa nyatanya tidak menggoyahkan kesatuan. Karena itulah, sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk menjaga konsistensi hakikat semangat kebangkitan nasional dalam menghadapi kemajuan dan perubahan.
"Konsistensi ini sangat penting karena nilai-nilai kebangkitan nasional dan kebangsaan harus dapat jadi energi kemajuan," ujarnya lagi.
Selain itu, Ia juga berpesan, generasi muda juga hendaknya menguatkan karakter nasional yang menjadi jati diri bangsa. "Sebab, generasi mudalah yang akan mengarahkan bangsa di masa depan, sehingga Indonesia menjadi sejajar dengan bangsa lain," jelasnya. (fad)