Pertengahan Mei, Program DM Disosialisasikan BPMPD
Sabtu, 05/05/2012 - 09:40:33 WIB
TEMBILAHAN - Pertengahan Mei 2012 ini, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemreintah Desa (BPMPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai menggelar sosialisasi program pembrdsayaan desa menuju Desa Mandiri (DM). Itu menandai proses awal pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, di lapangan.
Kendati terdapat terdapat lebih 30 desa pemekaran baru, namun program tersebut tetap dilaksankan secara serentak. Program yang sudah berjalan lebih dari enam tahun itu seperti sebelumnya diamsukan untuk meyukseskan program K2I. "Insya Allah, jika tidak ada aral melintang pertengahan bula ini (Mei 2012, red) sudah kita gelar sosialisasinya," ungkap Kelapa BPMPD Inhil, H Edy Syafwannur, Jumat (4/5).
Hal yang amat diharapkanya kedepan, jika program itu sudah dilaksanakan oleh seluruh desa, agar menjalankanya sesuia dengan aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Dalam pelaksanaan dilapangan, lanjut Iwan, sapaan akrab Edy Syafwannur, tiap desa berhak menentukan plihan program sesuai dengan kebutuhan.
Tapi apa yang dilaksankan itu tidak terlepas dari mengutamakan semangat kebersamaan seluruh komponen tiap-tiap desa. Sebab, selama ini dalam menentukan rencana dalam pembangunan desa, BPMPD selalu memberikan kebebasan sendiri. "Jangan sempat mengabaikan rasa kebersamaan. Tanamkan semanga kegotongroyongan," harapnya berpesan.
Sebagai mana tujuan, desa mandiri merupakan program Pemkab Inhil, yang bertujuan utnuk mensejahmterakan masyarakat mulai dari perkotaan hingga sampai kepelosok-kepelosok desa. Melalui program ini masyarakt secara kelambagaan dapat diperdayakan. Artinya desa berhak dan menentukan apa yang menjadim kebutuhannya. (fad)