Puluhan Mahasiswa Ikuti Seminar Entrepreneurship
Selasa, 01/05/2012 - 09:17:13 WIB
TEMBILAHAN - Sebanyak 41 mahasiswa Universitas Islam Indragiri Tembilahan mengikuti seminar entrepreneurship dan pelatihan kerajinan kain planel yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi, di ruang seminar Fakultas Ekonomi, Jalan Soebrantas Tembilahan, Minggu sore (29/4).
Dalam kegiatan yang mengangkat tema menumbuh-kembangkan jiwa entrepreneurship mahasiswa yang kreatif dan inovatif menghadirkan narasumber, yaitu Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indragiri (Unisi), Ir Sahrudin MM dan Trainer Keterampilan DWP Kabupaten Inhil, Helmus Juni Warti.
Dekan Fakultas Ekonomi Unisi yang diwakili Sekretaris Ka Program Studi Manajemen, Saprina Dina dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut berharap agar para peserta dapat mengikuti seminar entrepreneurship dan pelatihan kerajinan kain planel ini dengan sebaik mungkin, ambil ilmu dan manfaatnya, lalu kemudian dijadikan modal dalam menumbuhkan potensi diri untuk terus berwirausaha.
"Jadilah mahasiswa yang punya keahlian dan mampu menimbulkan potensi diri, terutama dalam berwirausaha agar bisa bersaing di zaman yang serba modern seperti sekarang ini," tutur Saprina Dina.
Ketua Panitia, Dwiyani Safitri dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah untuk menciptakan mahasiswa berjiwa entrepreneurship yang memiliki potensi untuk mengembangkan kreatifitas, saling berbagi dan memotivasi semangat berwirausaha.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin mengenalkan kepada mahasiswa Unisi Tembilahan, khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi tentang bagaimana peluang bisnis di bidang kerajinan kain planel," tambahnya.
Sementara, Ir Sahrudin MM dalam paparannya menjelaskan bahwa di era globalisasi saat ini, hidup penuh persaingan dan perjuangan, maka yang paling utama untuk disiapkan adalah Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu kemampuan diri untuk mengolah dan menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan saja ketika lulus kuliah.
"Negara yang dikatakan sejahtera dan demokrasi yang tinggi, yakni Negara yang memiliki SDM dan tingkat ekonomi tinggi. Oleh karena itu, kita harus mampu meningkatkan SDM kita sehingga mampu bersaing di masa depan," imbuhnya.(fad)