HTI Wilayah Tembilahan Gelar Dialog Muslimah
Senin, 09/04/2012 - 15:33:58 WIB
TEMBILAHAN - Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia Wilayah Tembilahan menggelar dialog muslimah dengan tema "Perempuan dalam cengkraman Kapitalisme selamatkan dengan khilafah", bertempat di Aula Rektorat Unisi, Jalan KH Dewantara Tembilahan.
Dialog yang khusus diberikan kepada kaum muslimah tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan siswa, serta masyarakat umum yang ada di Kota Tembilahan. Dengan mendatangkan narasumber, yakni DPD II Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Wilayah Rengat, Neliyati ST dan aktifis HTI Wilayah Pekanbaru, Riska Andayani SSi.
Ketua Panitia, Riska Oktavina mengatakan bahwa dialog muslimah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April mendatang. Selain itu, juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh peserta tentang bahaya kapitalisme dan pentingnya khilafah Islamiyah.
"Untuk itu, diharapkan kepada para peserta agar dapat mengikuti dialog ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat membentengi diri dan terhindar dari cengkraman kapitalisme," tuturnya.
Neliyati dalam paparannya menjelaskan setelah runtuhnya khilafah Islamiyah, umat Islam di seluruh dunia hidup di bawah naungan sistem kapitalisme. Sejak saat itulah, umat Islam mengalami kemunduran yang cukup signifikan. Timbul persoalan-persoalan yang melanda umat Islam di berbagai lini kehidupan, baik dalam bidang ekonomi, sosial budaya, pendidikan, hukum dan politik.
"Kapitalisme hanya menghasilkan kemiskinan dan sejatinya telah menghancurkan kehidupan manusia, termasuk kaum perempuan," terangnya.
Oleh karena itu, kaum perempuan jangan sampai terpedaya dan masuk dalam cengkraman kapitalisme yang akan menghilangkan nilai-nilai budaya dan tidak sesuai dengan ketentuan serta ajaran agama Islam.
Sementara itu, Riska Andayani menambahkan bahwa untuk menghindari sistem kapitalisme itu salah satunya dengan khilafah, karena khilafah tidak akan membiarkan seorangpun hidup terlantar dalam kemiskinan. Khilafah akan menjamin kebutuhan seluruh warga negaranya, baik laki-laki ataupun perempuan, muslim dan non muslim.
"Kita harus meninggalkan sistem kapitalisme itu dan ikut ke dalam sistem Islam yang telah dibawa serta diajarkan oleh Rasulullah SAW," imbuhnya. (fad)