Minimalkan JCH Sakit
Diskes Berikan Pelayanan Kesehatan Mulai Juni 2012
Rabu, 04/04/2012 - 15:28:20 WIB
TEMBILAHAN - Untuk memastikan kondisi kesehatan dan meminimalisir jumlah jemaah haji yang sakit dan meninggal saat melakukan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, Dinas Kesehatan Inhil akan memberikan pelayanan kesehatan bagi Jemaah Calon Haji tahun 2012 pada Bulan Juni mendatang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Rasul Alim MKes saat dikonfirmasi.
Dikatakannya, pemeriksaan kesehatan bagi Jemaah Calon Haji (JCH) harus dilakukan sebelum keberangkatan, karena mengingat pada pelaksanaan ibadah haji tahun sebelumnya jumlah JCH asal Kabupaten Inhil yang sakit dan meninggal tercatat mencapai 8 orang, yakni 6 jemaah haji dinyatakan meninggal dan 2 jemaah haji menderita sakit.
Adapun pelayanan kesehatan yang akan diberikan nantinya melalui dua tahap. Tahap pertama, yakni pemeriksaan kesehatan fisik dan penyakit-penyakit kronis, dimulai pada Bulan Juni 2012, bertempat di Puskesmas-puskesmas yang telah ditunjuk dan ditentukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil.
"Nantinya tempat pemeriksaan untuk tahap pertama akan kita bagi dalam tiga wilayah, yaitu wilayah selatan yang dipusatkan di Kota Baru atau Pulau Kijang, wilayah utara tepatnya di Guntung dan wilayah Kota Tembilahan," tutur Raul Alim.
Sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan tahap kedua, berupa tes kesehatan yang lebih lengkap seperti rontgen dan laboratorium, serta ditambah pengobatan akan dilakukan langsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.
Selain itu, kepada seluruh JCH asal Kabupaten Inhil juga akan diberikan dua macam vaksin, yaitu vaksin Meningitis dan vaksin Influenza.
"Untuk vaksin Meningitis akan diberikan secara gratis, sedangkan vaksin Influenza masih diusahakan untuk digratiskan," terangnya.
Sementara itu, terkait dengan nama-nama JCH yang akan diberangkatkan nanti, ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah meminta daftar JCH untuk tahun 2012 ke Kementerian Agama Kabupaten Inhil.
"Untuk itu, kita berharap JCH dapat mengikuti tes kesehatan yang akan kita lakukan nantinya, karena hal ini merupakan salah satu ketentuan yang harus diikuti JCH sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Selain itu, melalui pemeriksaan kesehatan ini dapat memberikan kejelasan apakah seorang JCH dianggap mampu atau tidak untuk diberangkatkan," imbuhnya. (fad)