Satpol PP dan Rimbawan Harus Lebih Profesional
Senin, 19/03/2012 - 19:39:50 WIB
 |
|
| wabub rosman |
TEMBILAHAN - Sebagai abdi Negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah, seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja serta para Rimbawan harus terus meningkatkan profesionalisme, kompeten dan integritas yang tinggi dalam melaksanakan tugas kedinasan dan tanggung jawab yang diembannya.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati, H Rosman Malomo yang bertindak sebagai Pembina Upacara saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi dan sambutan Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan pada Upacara 17 Hari Bulan yang disejalankan dengan Upacara Peringatan HUT Satpol PP ke-62 dan Hari Bhakti Rimbawan ke-29 tahun 2012 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Tembilahan, Senin (19/3).
Dalam kesempatan itu, Wabup mengucapkan selamat hari jadi ke-62 kepada seluruh anggota Satpol PP dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan sebagai garda terdepan dalam penegakan Peraturan Daerah serta penyelenggaran ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
"Kemudian, saya juga meminta dukungan dari semua pihak bagi terlaksananya ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, sehingga terciptanya kondisi yang kondusif, yang merupakan bagian untuk mendorong keberhasilan pelaksanaan Otonomi Daerah dan menempatkannya sebagai tali perekat tetap utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutur Wabup.
Adapun tema yang diusung pada peringatan HUT Satpol PP kali ini adalah “Dengan Semangat HUT Satpol PP ke-62, Satpol PP Siap Mengawal Penguatan Peran Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Melalui Optimalisasi Penegakan Peraturan Daerah dan Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat”.
Selanjutnya untuk para Rimbawan, Wabup mengatakan bahwa kedepan tantangan Rimbawan akan semakin berat dalam melaksanakan amanah menjaga kelestarian hutan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia dan dunia.
Oleh karena itu, Rimbawan harus mampu mengelola perubahan dan harus mengaktualisasi dengan tuntutan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian hutan. Sebab, keanekaragaman hayati hutan alam tidak tergantikan dan menjadi sangat berharga bagi penyangga kehidupan bangsa Indonesia dan dunia.
"Sebagai Rimbawan, kita juga harus memberikan contoh kepada masyarakat untuk hidup dengan ramah lingkungan atau go green. Caranya adalah dengan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan (do green), misalnya hemat listrik, hemat air, hemat kertas, tidak membuang sampah sembarangan, serta memisahkan sampah organik dan non organik," terang Wabup.
Pada peringatan Hari Bhakti Rimbawan tahun 2012 ini mengangkat tema "Dengan semangat jiwa korsa Rimbawan, kita sukseskan Gerakan Penanaman Pohon di Indonesia".
Tampak hadir pada upacara tersebut Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, para Asisten Setdakab Inhil, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Inhil. (fad)