PDAM Akan Bangun Dua Waduk dan Kawasan Wisata
Senin, 12/03/2012 - 19:26:38 WIB
TEMBILAHAN - Dalam upaya terus meningkatkan pelayanan khususnya ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Indragiri berencana akan menambah air baku dengan membangun dua waduk yang bertempat di Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka dan Kecamatan Tempuling.
Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama PDAM Tirta Indragiri, Kemas Yuzferi, Senin (12/3). Ia mengatakan pembangunan dua waduk tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2012 ini dengan menggunakan dana APBN sebesar 24 miliar.
Dari dana itu, sebanyak 9 miliar akan digunakan untuk pembangunan waduk di Desa Teluk Sungka dan sisanya sebesar 15 miliar digunakan untuk pembangunan waduk di Kecamatan Tempuling.
"Secara teknis pembangunan dua waduk itu sudah pasti, hanya tinggal menunggu pelaksanaannya oleh Dinas PU, dan saat ini sedang dilakukan tender di Provinsi," tutur Kemas Yuzferi yang juga Dosen di Unisi Tembilahan.
Dijelaskannya, untuk waduk di Desa Teluk Sungka akan dibangun seluas 5 hektar dengan pipa sepanjang 10 kilometer. Kemudian dari waduk tersebut air juga akan dialirkan ke Kelurahan Teluk Pinang dan Desa Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka.
Sedangkan untuk waduk di Kecamatan Tempuling akan dibangun di areal seluas 22 hektar dan diperuntukkan bagi masyarakat Kota Tembilahan dan sekitarnya. Dari areal yang telah disiapkan tersebut akan digunakan untuk pembangunan waduk seluas 15 hektar dan sisanya 7 hektar direncanakan akan dibangun kawasan wisata bagi masyarakat Kabupaten Inhil.
"Di Kecamatan Tempuling tidak hanya kita bangun waduk, tapi sebagian lahannya akan kita jadikan kawasan bisnis dan tempat wisata, seperti pembangunan waterboom, outbound dan sepeda air," terangnya.
Dengan dibangunnya dua waduk tersebut, ia berharap kebutuhan air bersih bagi masyarakat dapat terpenuhi, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengeluhkan kurangnya ketersediaan air bersih bagi keperluan sehari-hari.
"Selain itu, kawasan wisata yang kita bangun nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan hiburan dan rekreasi. Jadi masyarakat Inhil khususnya, tidak perlu jauh-jauh lagi menuju tempat rekreasi," tambahnya.
Sementara itu, terkait rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM pada awal April mendatang, Kemas Yuzferi mengaku akan sangat berpengaruh bagi PDAM Tirta Indragiri, yakni sekitar 20 persen. Namun bagitu, pihaknya tetap berusaha agar kenaikkan harga BBM tersebut tidak berimbas pada naiknya tarif yang harus dibayar para pelanggan PDAM.
"Pada tahun ini kita usahakan untuk tidak menaikkan tarif dulu, karena kasihan juga dengan masyarakat. Kita akan carikan solusi dan langkah-langkah yang memungkinkan dengan memanfaatkan semua potensi yang ada dan tentunya tetap produktif dalam melayani masyarakat. Nanti kalau ekonomi masyarakat sudah membaik, baru kita membicarakan kenaikkan tarif PDAM," imbuhnya.(fad)