Tuntut Perbaikan Jalan Segera,
Warga Sempat Blokir Jalan Telaga Biru Tembilahan
Sabtu, 04/05/2013 - 11:14:24 WIB
TEMBILAHAN - Sebagai wujud protes terhadap lambannya pelaksanaan perbaikan Jalan Telaga Biru Tembilahan, puluhan warga sempat melakukan aksi pemblokiran jalan tersebut hingga siang hari, Jum'at (3/5).
Akibat pemblokiran itu, ruas jalan provinsi ini hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja. Sedangkan, untuk kendaraan roda empat dan lainnya terpaksa menggunakan jalan lain.
Menurut pengakuan warga, pemblokiran jalan tersebut merupakan puncak kekesalan warga atas kerusakan jalan yang terkesan dibiarkan dan lamban dilakukan perbaikan oleh pemerintah. Sehingga, kondisi jalan ketika cuaca panas menimbulkan debu, dan disaat hujan menjadi becek.
"Yang kita lakukan ini adalah sebagai bentuk protes atas lambannya perbaikan jalan ini. Selain itu, kita juga tidak ingin setiap hari menghirup debu, yang tentunya sangat mengganggu dan tidak baik untuk kesehatan," keluh salah seorang warga.
Oleh karena itu, mewakili warga, Ketua RT 1 RW 16 Tembilahan, H Muhammad Ali meminta agar pemerintah segera melakukan perbaikan ruas jalan tersebut. Sehingga, kondisi saat ini tidak berlarut-larut dan bisa menyulut aksi warga yang lebih besar lagi.
"Kita beri waktu satu bulan kepada pemerintah untuk memulai perbaikan jalan ini, jangan lewat dari batas waktu yang kita tentukan itu," tegas H Muhammad Ali.
Setelah dilakukan perundingan antara warga dengan Pemkab Inhil, yang diwakili Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU), HT Eddy Efrizal dan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatikan (Kadishubkominfo), H Pahrol Rozy, didapatlah beberapa keputusan yang tertuang dalam surat pernyataan dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Diantara keputusan tersebut, yaitu sebelum dimulai perbaikan jalan oleh pihak rekanan, maka Dinas PU akan melakukan penyiraman sebanyak 3 kali dalam satu hari, di Jalan Telaga Biru Tembilahan, mulai dari jembatan Parit 12 hingga Simpang Sungai Sungai Beringin Tembilahan.
"Selain itu, kita akan mengupayakan percepatan pelaksanaan perbaikan jalan, mulai dari Simpang Sungai Beringin Tembilahan sampai ke Rumbai, melalui Dinas PU Provinsi Riau," terang Eddy Efrizal.
Sementara itu, Kadishubkominfo, H Pahrol Rozy berjanji akan melakukan penertiban parkir, demi kelancaran lalu lintas di Jalan Telaga Biru Tembilahan.
"Kita minta kepada seluruh pengendara, baik kendaraan angkutan penumpang, kendaraan pribadi dan pengguna jalan lainnya untuk mematuhi peraturan berlalu lintas dan tidak ugal-ugalan, agar kelancaran dan keselamatan bersama dapat terjaga," imbuhnya.
Pantauan di lapangan, tampak warga memasang blokir jalan mulai dari persimpangan Jalan Baharuddin Yusuf dan Jalan Trimas hingga ke U-Turn di depan Studio Photo Elga Tembilahan. Pemblokiran jalan dilakukan dengan melintangkan potongan batang kelapa di badan jalan, dan mendirikan warung kopi lengkap dengan patung orang yang sedang nongkrong di sana. Selain itu, sebuah pondok juga berdiri di badan jalan tersebut, dengan dihiasi berbagai tulisan ungkapan kekecewaan masyarakat kepada pihak terkait.
Kondisi tersebut baru berakhir sekitar pukul 11.00 WIB, setelah warga dan Pemkab Inhil mendapat kesepakatan bersama terkait tuntutan yang disampaikan warga. (fad)