PPKS Temukan Larva Oryctes di Areal PT BPLP
Sabtu, 27/04/2013 - 09:23:09 WIB
TEMBILAHAN - Puluhan ekor larva Oryctes Rhinoceros ditemukan dalam bekas pembusukan pohon sawit di areal replanting PT Bumi Palma Lestari Persada (PT BPLP), Kamis (25/4).
Penemuan ini merupakan hasil pencarian sampel yang dilakukan peneliti Proteksi Tanaman Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Agus Susanto.
Peneliti ini didatangkan PT BPLP dalam upaya meneliti penyebab kerusakan kebun kelapa petani di tiga kecamatan, yakni Enok, Keritang dan Reteh.
Sampel larva dan Oryctes Rhiceros kemudian diambil peneliti untuk dilakukan penelitian di laboratorium PPKS Medan. Dari bekas pohon kelapa dalam milik petani yang telah mati dan tumbang, peneliti juga mendapatkan puluhan larva dan Oryces Rhinoceros.
Kedatangan peneliti ini sempat dipertanyakan para petani, karena difasilitasi PT BPLP hingga dipertanyakan objektifitas hasil penelitiannya.
"Kami minta bapak benar-benar melakukan penelitian sesuai fakta di lapangan. Karena secara fakta sejak adanya penumbangan (replanting) ini, kebun kami habis diserang kumbang," tegas Hasanuddin, perwakilan petani kepada peneliti PPKS, Agus Susanto saat itu.
"Kami akan melakukan penelitian secara profesional dan objektif, memang kedatangan kami kesini diundang. PPKS merupakan lembaga penelitian independen dibawah Kementerian Pertanian," jawab Agus.
Disebutkan Agus, setelah pengambilan sampel ini paling tidak memerlukan waktu sekitar 2 bulan untuk nengetahui hasil penelitian dan dari mana penyebab munculnya hama kumbang yang merusak kebub petani tersebut.
Tim Kuasa Hukum petani yang diketuai Zainuddin Acang, SH juga mengharapkan, penelitian ini dilakukan sesuai fakta dan objektif, jangan sampai menimbulkan persepsi lain dari petani, apalagi kedatangan peneliti ini difasilitasi PT BPLP.
"Kami harapkan juga hasil penelitian ini dapat segera diumumkan," sebutnya.
Selama pelaksanaan pengambilan sampel di lapangan, tampak diikuti puluhan petani dan perwakilan Dinas Perkebunan dan Badan
Lingkungan Hidup Inhil serta pihak PT BPLP. (fad)