Sekda Buka Musrenbang RKPD Inhil
Rabu, 10/04/2013 - 09:40:43 WIB
 |
|
| Sekda-Alimuddin-buka-Musyawarah-Perencanaan-Pembangunan-RKPD.JPG |
TEMBILAHAN - Bupati Inhil diwakili Sekretaris Daerah, H Alimuddin RM membuka secara resmi Musrenbang Rencana Kerja Pembanguan Daerah Kabupaten Inhil tahun 2013, di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Selasa (9/4).
Kegiatan yang ditaja Bappeda Kabupaten Inhil tersebut, diikuti oleh ratusan peserta, yang terdiri dari Kepala SKPD, Camat dan tokoh masyarakat Kabupaten Inhil. Dengan menghadirkan pembicara dari Bappeda Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Sekda mengatakan, bahwa Musrenbang bertujuan untuk merumuskan program kegiatan dan sasaran prioritas pembangunan yang akan dibiayai melalui APBD Kabupaten dan sumber pendanaan lainnya, yang selanjutnya akan menjadi bagian dari dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Inhil tahun 2014.
Untuk itu, diperlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh stakeholder sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas output dan outcome dari Musrenbang. Sehingga, dihasilkan perencanaan pembangunan yang benar-benar efektif dan tepat sasaran, serta mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat yang paling prioritas dan mendesak.
"Prioritas daerah yang telah tercapai targetnya akan terus ditingkatkan, sementara prioritas yang belum tercapai akan dicari akar permasalahannya, untuk selanjutnya dicarikan solusi dan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya," tutur Sekda.
Adapun isu strategis yang perlu mendapat perhatian, khususnya di dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2014, yaitu revitalisasi pertanian, pencapaian target Millenium Development Goals (MDG’s), pelaksanaan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), permasalahan infrastruktur daerah, serta reformasi birokrasi untuk menciptakan Clean Government.
Selanjutnya, agar diperoleh hasil yang maksimal dalam pelaksanaan pembahasan perencanaan pembangunan di tahun 2014, aspirasi dari elemen masyarakat kepada anggota DPRD tahun 2012 lalu, merupakan masukan yang dapat dijadikan pertimbangan, serta diperlukan sinergitas perencanaan pembangunan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Inhil.
"Kemudian, perlu disusun program maupun isu-isu strategis secara selektif sesuai dengan rencana sumber pendanaan, dan mengefektifkan pendekatan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang berdimensi wilayah, khususnya pada kawasan andalan, pulau-pulau terluar, pulau terpencil dan kawasan marginal lainnya guna terbangunnya keunggulan komparatif dan kompetitif untuk saling mengisi dan mendukung secara komprehensif," tambah Sekda.(fad)