Warga Keluhkan Lamanya Perbaikan Jalan
Sabtu, 06/04/2013 - 05:53:49 WIB
TEMBILAHAN - Seperti berada di atas pompong, begitulah kesan pertama yang akan dirasakan ketika akan memasuki dan berada di Kota Tembilahan saat ini. Pasalnya semua ruas jalan utama kota kondisinya hancur lebur.
Parahnya, kondisi tersebut sejauh ini seperti dibiarkan, karena belum ada tanda-tanda akan mulai diperbaiki, sehingga warga kota semakin resah dengan kondisi tersebut.
"Kita tidak mengerti kenapa kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, kita tidak tahu lagi mau memilih jalan mana untuk dilewati untuk beraktivitas dengan aman," ungkap Adi (25), warga Parit 8 Tembilahan Hulu, Jum'at (5/4).
Ia mengatakan, khusus untuk jalan Tekaga Biru dan Baharuddin Yusuf dinilai sudah sangat parah dan besar kemungkinan mendatangkan penyakit bagi warga yang berdomisili di sepanjang jalan, baik hujan maupun cuaca panas.
"Kita sama susahnya untuk melakukan perjalanan," katanya.
Hal senada juga dikatakan Doni (34) warga Sungai Beringin Tembilahan. Ia sangat mengeluhkan kondisi jalan kota yang semakin banyak lubangnya, sehingga tidak ada lagi pilihan dalam berjalan kecuali melaluinya.
"Kita tidak tahu, pemerintah menunggu apa untuk memperbaiki jalan-jalan dalam kota yang sudah sangat parah ini," katanya.
Seperti yang sudah sangat sering diberitakan, kondisi jalan di Inhil, khususnya Kota Tembilahan saat ini hancur lebur, mulai dari Desa Rumbai Jaya, Sungai Salak, Pulau Palas sampai batas kota dan dari batas kota Parit 6 Tembilahan Hulu, kedua sisi jalan sama hancurnya, baik jalan pinggir sungai maupun jalan sebelah dalam arah Terminal Bus. (fad)